Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dollar Di Posisi Tertinggi Karena Peningkatan Yield Obligasi

Dollar Di Posisi Tertinggi Karena Peningkatan Yield Obligasi

472
0

Index dollar AS DXY mendekati posisi paling kuatnya kembali pada perdagangan ini hari 4/3 karena dorongan peningkatan yield obligasi US Treasury.

Saat itu, aktor pasar tengah menunggu pidato Ketua Federasi Reserve Jerome Powell malam hari ini dan launching data Nonfarm Payroll keesokan hari buat memperoleh tutorial berkenaan gerakan selanjutnya.

Yield obligasi AS bertenor 10-tahunan sempat pernah naik sampai 1.52% minggu kemarin, selanjutnya kering balik ke seputar 1.42% di awal minggu ini. Tetapi ini hari yield tiba-tiba membumbung kembali ke 1.47%.

Peristiwa ini masih didasari oleh kepercayaan jika stimulan pajak pemerintahan akan menggerakkan prospect inflasi semakin tinggi, hingga menggerakkan Federasi Reserve untuk meningkatkan suku bunga bisa lebih cepat dari harapan.

Peningkatan yield obligasi pada gilirannya perkuat animo USD pada bermacam mata uang lain. EUR/USD terpeleset 1.5% ke posisi 1.2045, sementara USD/JPY melesat hampir 0.6% ke 107.60-an.

Meskipun begitu, mata uang komoditi dan pound masih lumayan bertaring menantang dollar AS berkenaan dengan masih kuatnya harga komoditas global dan keadaan ekonomi lokal.

Dalam periode pendek, aktor pasar mengharap Ketua The Fed Powell bisa memberi informasi yang menentramkan pasar. Jika dia tidak memberi komentar apa-apa kembali mengenai yield obligasi, peningkatan selanjutnya dapat semakin menajam.

Tanggapan jika dia mengawasi kejadian di pasar obligasi bisa saja cukup buat menentramkan keadaan, menggerakkan beberapa orang balik ke mata uang beresiko tinggi dan lemahkan dollar, kata riset dari ING dalam sebuah catatan yang diambil Reuters.

Apabila tidak ada kecemasan semacam itu dari Powell akan mengisyaratkan jika the Fed suka yield obligasi AS bisa mencapai posisi yang tepat seperti dikatakan oleh beberapa mitra taktik obligasi kami – dan mempunyai potensi memacu kenaikan kembali pada yield obligasi AS serta lebih banyak short-covering pada dollar.

Launching data Nonfarm Payroll esok mempunyai potensi memberikan dukungan kenaikan yield obligasi, jika Powell tidak memberi komentar apa-apa dan angka NFP melampaui harapan.

Kenaikan yield paling dahulu dalam masa ini terjadi gara-gara launching data claim pengangguran yang lebih baik dari harapan beberapa minggu kemarin, hingga menyaratkan kekuatan perbaikan perekonomian AS bisa lebih cepat dan suku bunga semakin tinggi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses