Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental AUDUSD Naik Bersamaan Peningkatan GDP dan Surplus Dagang Australia

AUDUSD Naik Bersamaan Peningkatan GDP dan Surplus Dagang Australia

486
0

Pasangan mata uang AUD/USD menjaga penguatannya pada bentang di antara 0.7750-0.7850 dari sejak awal minggu sampai perdagangan hari Kamis ini 4/3, walau dollar AS kuat pada bermacam mata uang lain karena peningkatan yield obligasi US Treasury.

Kekuatan Aussie kesempatan ini tertopang oleh data GDP dan neraca perdagangan yang lebih bagus dari harapan, buka kesempatan rebound yang lumayan menarik di mata beberapa riset.

AUDUSD Kuat Di tengah Peningkatan GDP dan Surplus Dagang Australia

Data GDP Australia tempo hari disampaikan naik 3.1 % sepanjang kuartal I/2020.

Angka itu lebih rendah dibandingkan peningkatan 3.4 % yang terwujud pada kuartal awalnya, tapi lebih baik daripada perkiraan beberapa ekonom yang cuman sejumlah 2.5 %.

Disamping itu, ini sebagai pertamanya kali GDP menulis perkembangan berturut-turut di atas 3 % dalam lebih dari 60 tahun.

Menteri Keuangan Josh Frydenberg menjelaskan beberapa angka ini menunjukkan jika gagasan pemulihan dari wabah yang direncanakan oleh pemerintahan sudah berperan secara baik. Ekonomi sudah mengembalikan kembali 85 % dari posisi pra-pandemi.

Ini sebagai performa yang paling menyenangkan dari ekonomi Australia, karena jurang ekonomi yang sempat pernah kita lihat pada pucuk kritis ini, ucapnya ke beberapa wartawan di Canberra.

Data neraca perdagangan Australia hari ini memperlihatkan surplus yang cukup fenomenal. Australian Bureau of Statistics ABS memberikan laporan surplus dagang capai AUD10.1 miliar di bulan Januari 2021, rekor paling tinggi baru dalam sejarahnya.

Secara teoritis, mata uang yang disokong surplus dagang besar condong lebih kuat karena arus dana masuk yang semakin besar.

Neraca dagang Australia saat ini sudah surplus sepanjang 37 bulan beruntun, tiap bulan sepanjang 2018, 2019 dan 2021dan bulan awal 2021, kata Andrew Hanlan, ekonom senior dari Westpac.

Jika peningkatan surplus disokong oleh kenaikan harga bijih besi dan tingginya keinginan import dari China.

Stephen Gallo dari BMO Capital bahkan juga memandang, Dalam riwayat 48 tahun nilai ganti mengambang, AUD tidak pernah disokong oleh surplus neraca transaksi bisnis berjalan sekeras ini.

Karena AUD sempat pernah pullback minggu kemarin, kami anggap peristiwa sekarang ini sebagai titik yang pas untuk bikin status long AUD kembali.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses