Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Semakin Stabil Hari Ini

Dolar Semakin Stabil Hari Ini

710
0

Dolar AS memulai minggu ini, Senin 12/Juni/2017, dengan gerakan yang stabil. Indeks Dolar ada pada angka 97.255, menyusul kenaikan hari Jumat lalu di angka 97.500. Dolar memperoleh dukungan dari yield obligasi pemerintah AS yang pernah meluncur tujuh bulan waktu pasar tengah disibukkan oleh moment Pemilu Inggris serta Testimoni Comey minggu lalu. Yield obligasi itu lalu berbalik naik antisipasi kenaikan dari suku bunga The Fed.

 

USD/JPY sedikit melandai pada perdagangan sekitar 110.25,0.08 % lebih rendah dari pada posisi sebelumnya. Pagi tadi, Jepang memberikan laporan data Core Machinery Orders (Pesanan Mesin Inti) yang jatuh sampai 3.1% bulan-ke-bulan, jauh dibawah perolehan 0.5% yang diekspektasikan. Untuk basis tahunan, kenaikan pesanan mesin Jepang juga cuma 2.7 %, begitu kurang di banding ekspektasi kenaikan 7.3 %.

 

Disamping itu, inflasi produsen pada PPI Jepang dilaporkan flat untuk bulan Mei. Untuk YoY, PPI Jepang menempati level 2.1 %, sedikit dibawah perolehan 2.2 % yang diprediksikan. Di bagian lain, AUD/USD dalam diperdagangkan di angka 0. 7535, naik 0. 07 %. Pasar Australia tutup pada hari ini dalam rencana libur nasional. GBP/USD diperjualbelikan di angka 1. 2746, turun tipis 0.01 %.

 

Goldman Sachs Terkait Fed Hike

 

Konsentrasi pasar minggu ini yaitu rapat kebijakan moneter The Fed hari Rabu lusa. Bank Sentral AS itu diprediksikan bakal menambah suku bunga untuk ke-2 kalinya tahun ini. Satu diantara prediksi kenaikan pada suku bunga dari Goldman Sachs. Bank yang termasuk juga jadi satu diantara pemain besar itu mengamini untuk kenaikan suku bunga The Fed pada minggu ini. Menurut Goldman Sachs dalam analisanya yang diambil oleh FXStreet, pernyataan pasca rapat bakal menyinggung problem kenaikan kesibukan ekonomi yang sayangnya diiringi dengan melambatnya laju inflasi mulai sejak awal tahun.

 

The Fed tidaklah hanya satu bank sentral yang mengadakan rapat minggu ini. Bank Sentral Jepang (BoJ) serta Bank Sentral Inggris (BoE) juga dijadwalkan bakal mengadakan rapat kebijakan moneter dalam beberapa waktu ke depan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses