Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Melemah Terhadap Euro Dampak Prospek Penurunan Suku Bunga The Fed yang...

Dolar Melemah Terhadap Euro Dampak Prospek Penurunan Suku Bunga The Fed yang Membebani

427
0
Dolar AS Berjuang
Dolar AS Berjuang

Dolar AS melemah terhadap euro pada hari Senin yang melanjutkan penurunan pekan lalu. Hal ini terjadi, karena adanya dampak Dolar melemah dari sinyal The Fed pekan lalu tentang adanya kemungkinan penurunan suku bunga lanjutan.

Dolar AS menguat terhadap yen ketika Bank of Japan (BoJ) mulai melakukan pertemuan dua hari yang mungkin penting dalam menentukan waktu berakhirnya sikap bank sentral yang sangat longgar khususnya terhadap suku bunga.

Dolar melemah ini turut mempengaruhi pasar global dan dapat berpotensi memicu reaksi dari bank sentral lainnya.

Melemahnya Dolar Terhadap Euro

Untuk masalah taruhan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya pada pertemuan bulan Maret sebesar seperempat poin presentase mengalami kenaikan pada pekan lalu setelah bank sentral AS mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak mengalami perubahan pada kisaran angka 5,25 persen sampai 5,50 persen.

Bahkan hal ini terjadi juga, karena para pejabat sudah memprediksi tiga perempat dari presentase poin dalam pemotongan tahun depan.

Dalam hal ini, analis pasar di Trader X di London bernama Michael Brown langsung memberikan komentar, “The Fed, setelah gagal menekan kembali penetapan harga dovish agresif yang telah kita lihat selama enam minggu terakhir ini, telah memberikan izin bagi kondisi keuangan untuk lebih longgar.”

Sedangkan para pembuat kebijakan di Bank Sentral Eropa (ECB) tidak membuat prediksi perihal pengubahan pesan mereka tentang perlunya suku bunga tinggi sebelum pertemuan mereka di bulan Maret. Sehingga hal ini membuat penurunan suku bunga sebelum bulan Juni menjadi terasa sulit, kata tujuh orang yang tahu akan masalah tersebut kepada Reuters.

Kepala penelitian global di FOREX.com dan City Index, Matthew Weller, mengatakan pada sebuah catatan, “Waktu akan menentukan apakah ECB terpaksa menurunkan suku bunga lebih cepat dan lebih agresif dari yang diharapkan, namun yang jelas pasar puas bertaruh melawan kebijakan bank sentral. “lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama” mantra.”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses