Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Australia Sideways, Perseteruan Dagang

Dolar Australia Sideways, Perseteruan Dagang

837
0

Memasuki sesi perdagangan hari Senin 17 September, Dolar Australia masih tetap berupaya bergerak dari rata-rata posisi paling rendah 2,5 tahun yang dihuninya semenjak minggu kemarin.

 

Tidak ada data berefek besar yang disoroti pasar Australia, hingga perhatian kembali dan berbalik menuju perang dagang.

 

Mendekati akhir session Eropa, pasangan AUD/USD sudah bertambah 0.32 % ke rata-rata 0.7174, tapi belum dapat keluar dari ancaman Candle bearish akhir minggu kemarin.

 

Pasangan AUD/NZD juga condong tidak aktif di seputar harga pembukaan di 1.0922. Kegamangan Aussie tidak terlepas dari kembali munculnya ketegangan pada Amerika Serikat serta Tiongkok.

 

Di hari Sabtu, seseorang petinggi senior AS mengutarakan pada Reuters jika Presiden Donald Trump peluang akan menginformasikan aplikasi tarif import baru atas beberapa barang dari Tiongkok sejumlah USD200 Miliar.

 

Langkah ini berlawanan dengan usaha Menteri Keuangannya, Steve Mnuchin, yang tengah berupaya menarik Tiongkok kembali pada meja perundingan.

 

Pemeriksaan selanjutnya oleh Wall Street Journal mengutarakan jika Tiongkok akan menampik menghadiri perundingan dagang minggu kedepan, sebab malas melakukan negosiasi dibawah ancaman.

 

“Setelah beberapa waktu trading AUD menguat minggu kemarin sebab kecemasan mengenai perseteruan dagang menyusut dikit serta diskusi diredam, Presiden Trump sudah membawanya kembali pada pikiran investor,” tutur Nick Twindale,

 

Lanjutnya lagi, “Kita akan melawan satu pekan ke depan yang menarik sesaat kita mencari penjelasan tentang waktu, besaran, serta perincian babak implementasi tarif import selanjutnya.”

 

Dolar Australia sering diperjualbelikan menjadi proxy Tiongkok di pasar forex, sebab jalinan dagang ke-2 negara yang begitu erat, sedang mata uang Yuan Renminbi tidak seutuhnya bisa diperjualbelikan dengan bebas serta masih tetap dikendalikan secara ketat dari bank sentra Tiongkok People’s Bank of China.

 

Mengakibatkan, tiap-tiap berita jelek tentang perekonomian Tiongkok hampir tentu memberatkan Aussie. Bersamaan dengan meningkatnya eskalasi perseteruan perdagangan pada AS serta Tiongkok, mata uang Dolar Australia mencatat rekor menjadi mata uang mayor dengan perform terburuk.

 

Selama tahun ini, AUD/USD sudah turun sebesar 8.6 %. Menjadi perbandingan, dari mata uang negeri jirannya, Dolar New Zealand, cuma turun 7.6 % pada Greenback.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses