Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Semakin Menguat, Euro Anjlok

Dolar AS Semakin Menguat, Euro Anjlok

634
0

Dalam perdagangan hari ini USD bergerak sedikit dibawah level tertinggi selama empat bulan yang lalu, hal tersebut disupport dari semakin meningkatnya imbal balik obligasi Treasury bahkan kondisi tersebut diikuti dengan menguatnya laporan ekonomi dari Amerika Serikat. Hal semacam ini mengakibatkan para pesaingnya yakni euro mesti berjuang tidak terpuruk dengan konsisi yang semakin parah.

 

Sedangkan untuk Indeks dolar yang masih berada dalam kondisi stabil berada di level 92. 766 setelah sebelumnya berhasil menyentuh pada level 92. 974 yang lalu, yang disebut level teratas dari sejak 28 Desember 2017.

 

Dolar sukses memperoleh kemampuan sekali lagi sesudah euro terbenam ke bawah angka 1. 19 untuk pertama kalinya di tahun ini menyusul melemahnya laporan industri yang ada di Jerman serta sentimen investor yang berada di posisi euro.

 

Dalam perdagangan hari ini euro yang sebelumnya berhasil menguat sebesar 0, 05 % atau berada di $1. 1929 sebelumnya harus jatuh pada posisi $1. 1897 dalam perdagangan kemarin, kondisi tersebut menjadi hasil paling ren dah selama perdagangan empat bulan terkahir.

 

Laporan ekonomi yang tidak terlalu baik juga berhasil memupus target untuk kenaikan suku bunga dari European Central Bank dalam jangka waktu dekat. Bahkan sentimen negatif tersebut semakin menghimpit euro.

 

Disamping itu Donald Trump mengatakan kalau ia akan menginformaskan kebijkannya hari ini tentang masa depan nuklir internasional bersama Iran. Bahkan dalam pertemuan sebelumnya ia berkali-kali menyebutkan kalau AS akan mundur dari kesepakatan itu.

 

Hal tu dipengaruhi pada perkembangan nilai tukar dari USD yang akan masuk ke zona negatif, namun paling tidak untuk periode pendek cukup susah untuk berpaling dari pergerakan mata uang dolar untuk saat terhadap mata uang dari sejumlah negara berkembang khususnya peso Argentina.

 

Terlebih harapan untuk kenaikan suku bunga dari Federal Reserve yang diprediksikan akan kembali dikerjakan dalam bulan Juni yang akan datang, ikut memberi sentimen positif untuk USD.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses