
GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (08/05) kembali mengalami penurunan, meskipun berakhir dengan candle doji, sebagai akibat dari level demand 1.3540 s/d 1.3453. Kemungkinan besar jika hari ini sentimen yang didapatkan oleh Sterling kembali negatif, maka kemungkinan harga untuk turun lebih lanjut menjadi lebih besar.
Sisi Fundamental
Sterling jatuh ke level terendah terbaru empat bulan pada hari Selasa karena dolar memperpanjang rally dan investor terus memangkas kepemilikan pound mereka sebelum pertemuan Bank of England (BoE) pada hari Kamis, ketika bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya lebih lanjut.
Data yang lebih lemah dari perkiraan tentang pertumbuhan harga rumah Inggris dan memunculkan kembali kekhawatiran tentang perpecahan di dalam pemerintah Inggris tentang bagaimana hubungan dengan Uni Eropa akan terlihat seperti setelah Brexit. Hal ini pun langsung memukul Sterling untuk jatuh lebih jauh lagi.
Pound telah jatuh sangat dalam beberapa pekan terakhir karena ekspektasi BoE tidak akan seperti diyakini sebelumnya, mengetatkan kebijakan moneter karena ekonomi yang relatif lemah, sehingga investor justru lebih berminat terhadap dollar.
Mata uang Inggris pada hari Selasa turun menjadi $ 1,3485, terlemah sejak 11 Januari dan meninggalkan apa yang telah menjadi salah satu mata uang G10 berkinerja terbaik tahun ini turun untuk 2018.
Data posisi yang dirilis akhir pekan lalu menunjukkan investor telah memangkas posisi jangka panjang bersih mereka dalam pound selama dua minggu terakhir dengan jumlah terbesar sejak Maret 2017, meskipun posisi panjang bersih tetap dekat tertinggi empat tahun.
David Madden, analis CMC Markets, mengatakan jatuhnya harapan untuk kenaikan BoE ketika bertemu pada Kamis, dari kemungkinan 80 atau 90 persen bulan lalu menjadi sekitar 10 persen hari ini, adalah alasan utama untuk kelemahan sterling.
“Itu semua terjadi pada saat indeks dolar mencapai tertinggi multi-bulan,” katanya. “Ekspektasi mungkin terlalu tinggi sehingga BoE akan menaikkan suku bunga.”
Ketegangan di dalam Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris tentang bagaimana menyetujui ketentuan keluar dari Uni Eropa juga muncul kembali sebagai risiko politik utama untuk pound.
Perdana Menteri Theresa May menghadapi pertempuran yang sulit ketika partainya berusaha untuk mengarahkan legislasi unggulan melalui majelis tinggi parlemen Inggris.
Dari sisi fundamental ini bisa kita lihat bahwa kemungkinan besar Sterling akan terus jatuh untuk hari ini.
Sisi Teknikal
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa saat ini GBP/USD sedang berada di level demand 1.3540 s/d 1.3453, dan kemungkinan besar memang bisa saja terpantul. Namun, dari sisi fundamental, bisa kita lihat bahwa kemungkinan penurunan GBP menjadi lebih besar lagi, karena hanya ada sentimen negatif yang muncul. Kemungkinan kita harus menunggu hingga level demand 1.3350.

Namun, dari Chart H4 diatas, bisa kita ketahui bahwa sudah ada penolakan dan tercipta Double Bottom di level demand 1.3526 s/d 1.3453. Jika harga bisa breakout MA, EMA, dan juga trendline, hampir bisa dipastikan bahwa harga bisa naik lebih jauh, dan kita bisa entri di level retracement. Akan tetapi, jika harga justru dipantulkan turun lebih lanjut, kita terpaksa “Wait and See” dulu.






