Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Dalam Tekanan Akibat Kebijakan Baru Donald Trump

Dolar AS Dalam Tekanan Akibat Kebijakan Baru Donald Trump

746
0

Dalam perdagangan Asia Pasifik hari ini, dari laporan terbaaru kondisi dolar AS masih dalam pergerkaan menurun dengan dipengaruhi dari kebijakan tarif baru untuk China.

 

Sesuai yang kita kenali jika dalam perdagangan sebelumnya, keadaan dolar AS memberi tekanannya terhadap mata uang pesaingnya, hingga kondisi seperti ini menyebabkan pasangan EURUSD dalam sesi penutupan bergerak melemah di posisi 1,1621.

 

GBPUSD memasuki sesi penutupan melemah di posisi 1,3068, sedangkan pasangan dari AUDUSD memasuki sesi penutupan melemah di posisi 0,7150 serta pasangan USDJPY memasuki sesi penutupan bergerak menguat di posisi 112,05.

 

Serta untuk perdagangan pada pagi ini, pasangan dair EURUSD bergerak di posisi 1,1629, GBPUSD berjalan di posisi 1,3072, passangan dari AUDUSD bergerak di posisi 0,7151 serta yen berada di posisi 112,05.

 

Dalam perdagangan yang sebelumnya, sedangkan untuk indeks dolar AS dalam perdagangan hari ini sedikit lebih baik yang mampu menjadi pendorong sesudah beberapa pelaku pasar yang masih tetap melanjutkan aksi dengan mengoleksi kembali terhaddap kepemilikan dolar AS.

 

Terkait data yang muncul dari pihak tenaga kerja AS lebih baik hingga support utama terhadap naiknya suku bunga the Fed yang semakin menguat.

 

Usaha surat Steven Mnuchin, selaku MENKEU AS yang mempunyai tujuan supaya China terlepas dari konflik tarif yang akan dilakuakn presiden AS Donald Trump dalam jangka waktu dekat ini, Kemungkinan akan tidak membawa hasil.

 

Bersamaan dengan surat Mnuchin, nyatanya data sentimen Michigan serta penjualan eceran AS lebih baik juga, hingga support naiknya suku bunga the Fed kembali muncul.

 

Komentar dari presiden Donald Trump serta Powell sebelumnya sudah mengubah trend yang kurang baik buat dolar AS dimana dari piak the Fed diinginkan pikirkan naiknya suku bunganya.

 

Akan tetapi aspek hasil dari laporan ekonomi AS yang lebih baik sudah jadi bukti jika memang data tidak dapat ditaklukkan verbal intervensi hingga makin lama dolar AS kembali bergerak menguat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses