Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Deutsche Bank Melirik Euro, Tidak Kembali Bullish pada Pound

Deutsche Bank Melirik Euro, Tidak Kembali Bullish pada Pound

508
0

Pound tempo hari barusan mendekati rekor paling tinggi multi-bulan pada range 1.4200 pada dollar AS.

Status GBP/USD ini hari 20/5/2021 masih tetap cukup kuat pada range 1.4120-an, sementara EUR/GBP ketahan di bawah 0.8650. Tetapi, riset sekarang memprediksi status pound di pasar forex akan kering selanjutnya.

Deutsche Bank Tidak Kembali Bullish pada Pound

Beberapa riset dari Deutsche Bank, salah satunya dealer forex paling besar dunia, sempat pernah sampaikan prediksi bullish GBP mereka di awal tahun ini.

Tetapi, sekarang mereka berbeda pemikiran. Pound ditengarai sudah kekurangan motor penggeraknya, hingga pasar perlahan akan makin sedih.

Bintang-bintang peruntungan untuk sterling selama ini. Distribusi vaksin, penghitungan ulangi suku bunga, surprise data yang positif, saham yang reli, arus FDI yang kuat, semua sudah menolong pound untuk cetak performa awalnya tahun terbaik dari sejak 2014.

Kami anggap banyak kabar baik masih pantas diakui, tapi, ada mata uang Eropa yang lebih bagus untuk dipunyai, tutur George Saravelos, seorang ahli taktik dari Deutsche Bank di London.

Salah satunya factor penggerak reli GBP awalnya ialah keputusan tapering pengurangan rasio program pembelian obligasi yang dipublikasikan oleh bank sentra Inggris pada tanggal 6 Mei.

Ini memantik harapan yang terlalu berlebih mengenai prediksi peraturan BoE selanjutnya. GBP akan jadi korban bila harapan itu tidak diwujudkan nantinya.

Saravelos menjelaskan, Pasar suku bunga saat ini mempertimbangkan peningkatan suku bunga BoE pada September kedepan, tapi ini terlalu berlebih karena Britania Raya diprediksi masih mempunyai ketimpangan output negatif paling besar antara beberapa negara G10.

Saat itu, masih tetap ada dua factor yang lain mempunyai potensi bearish. Pertama, penebaran variasi virus COVID-19 baru dari India yang peluang tunda gagasan kelonggaran lockdown Inggris. Ke-2 , arus masuk modal asing kemungkinan telah melalui rekor paling tingginya.

Rebound pasca-brexit dalam gelombang M&A sudah jadi simpatisan sterling lain selama ini, bersama-sama dengan beberapa manager asset yang beralih ke GBP berdasar metrik arus FX intern kami.

Ke-2 arus ini nampaknya sudah mencapai puncak, tutur Shreyas Gopal, seorang riset lain dari Deutsche Bank, Keseluruhannya, performa sterling telah bagus sepanjang tahun ini jalan, tapi tongkatnya kemungkinan diarahkan ke sisi Eropa yang lain untuk musim panas.

Kami lebih senang beli EUR/GBP, karena pasangan mata uang cross ini peluang reli bila penglihatan bearish kami mengenai ekuitas terealisasi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses