Suku bunga negatif sudah berperan jadi alat kebijaksanaan yang efisien untuk beberapa negara yang sudah menerapkannya.
Paling tidak dalam soal memudahkan keadaan keuangan, menurut satu studi Federal Reserve.
Dalam makalah riset belakangan ini, ekonom Fed San Francisco Jens H.E. Christensen lihat dari hasil lima bank sentra asing yang mengaplikasikan suku bunga 0 mulai tahun 2012, saat Bank Nasional Denmark pertama-tama jadi negatif.
Dalam tiap masalah, langkah itu selekasnya turunkan suku bunga pemerintah serta menolong melapangkan ekonomi itu.
Kalau AS lakukan hal sama, Christensen menulis, tingkat pertumbuhannya sesudah kritis keuangan mungkin lebih baik.
Federal Reserve AS turunkan suku bunga referensi ke rata-rata sasaran 0 sampai 0,25% pada satu titik, tapi belum pernah melalui tingkat batas menjadi negatif.
Bukti jika pemulihan ekonomi AS pasca krisis terhalang oleh pilihan kebijaksanaan ini tunjukkan jika tingkat kebijaksanaan AS yang cukup negatif dari 2009 sampai 2011 bisa memberi dukungan perkembangan ekonomi yang tambah tinggi serta pada akhirnya menggerakkan inflasi lebih dekat ke sasaran Federal Reserve, tuturnya.
Kesimpulannya langsung pada beberapa keyakinan sentra yang digenggam oleh petinggi Fed: Jika batas bawah yang efisien.






