Beranda Analisa Forex Damai Konflik Dagang Menjadi Harapan Besar

Damai Konflik Dagang Menjadi Harapan Besar

524
0

Tanpa ada mengikutkan detil perkembangan, pengakuan yang dikeluarkan dari kantor U.S.

Trade Representative USTR di hari Jumat 25/Oktiber malam mengatakan:

Mereka beberapa negosiator AS dengan China sudah mengakhiri desas-desus detil serta kedua pihak sedang dekati beberapa bagian final dari persetujuan.

Diskusi akan diteruskan dengan kontinu dalam posisi deputi, serta beberapa pimpinan akan kembali dipanggil dalam tempo dekat. Menyikapi berita itu, Indeks Dolar AS kuat 0.20 % ke 97.82.

Sedang pada Yen, Dolar AS kuat tipis 0.04 % ke 108.660, masih di rata-rata tinggi yang tercipta semenjak tanggal 15 Oktober.

Pada Euro, Dolar AS kuat 0.22 %, dengan EUR/USD yang dalam perdagangan di 1.1080.

Sampai sekarang, sejumlah besar nilai ganti mata uang digerakkan oleh tekanan perdagangan global yang berlangsung dalam satu tahun paling akhir.

Jadi, apa pun yang memengaruhi naratif tersebut–baik positif atau negatif akan jadi driver yang semakin besar dibanding data-data harian dalam titik ini, kata Shahab Jalinoos, Kepala Taktik Forex dari Kredit Suisse.

Analis itu memberikan tambahan jika moment besar lain yang butuh dilihat pasar dalam tempo dekat ialah pertemuan APEC pada pertengahan November akan datang.

Kebijaksanaan Moneter The Fed Minggu Depan Tidak hanya perubahan perundingan dagang AS dengan China, beberapa trader mengamati rapat FOMC minggu kedepan.

Bank sentra AS itu diekspektasikan akan menginformasikan Rate Cut ke-3 di tahun ini.

Berdasar data survey Refinitiv, sebagian besar aktor pasar keuangan meramalkan jika The Fed akan memotong suku bunga sebesar 25 basis point.

Sesaat menurut Jalinoos, Dolar AS semakin lebih memberi respon sentimen yang dikatakan dibanding ketetapan The Fed tersebut.

Saya anggap, The Fed diperkirakan kuat akan memangkas suku bunga.

Tetapi bila tidak, karena itu Dolar AS akan kuat, terkecuali jika bank sentra itu menunjukkan sentimen yang benar-benar dovish meskipun tidak memangkas suku bunga.

Sebaliknya, bila suku bunga dipotong tapi disertai dengan pengakuan jika ini ialah akhir dari siklus pemotongan suku bunga, karena itu Dolar AS dapat juga positif, tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses