
GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (30/04) berakhir kembali dengan candle bearish di sekitar level 1.3770. Penurunan berlanjut menembus level support 1.3702, dan sepertinya tidak akan terbendung lagi. Jadi, mungkin kita akan melihat penurunan terjadi hingga level demand 1.3540 s/d 1.3453 hingga pertengahan pekan ini.
Sisi Fundamental
Pound jatuh ke posisi terendah empat bulan pada hari Selasa setelah data pabrik Inggris yang lemah semakin memangkas peluang untuk kenaikan suku bunga jangka pendek oleh Bank of England, sementara dolar yang lebih kuat menguat ke posisi tertinggi multi-bulan terhadap keranjang mata uang.
GBP / USD turun 0,68% menjadi 1,3669 pada sore ini dari sekitar 1,3727 sebelumnya. Itu adalah level terendah sejak 12 Januari.
Pound memperpanjang kerugian awal setelah data menunjukkan bahwa aktivitas di sektor manufaktur Inggris tumbuh pada laju paling lambat dalam tujuh belas bulan pada bulan April.
Laporan itu melihat investor memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga dari BoE pada pertemuan mendatang pekan depan setelah pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan melambat mendekati stagnasi pada kuartal pertama.
Indeks naik 2% pada bulan April setelah imbal hasil pada catatan Treasury AS 10-tahun naik di atas level 3% yang secara psikologis penting untuk pertama kalinya dalam empat tahun.
Dolar didorong pada hari Senin setelah Departemen Perdagangan mengatakan inflasi tahunan mencapai target 2% Federal Reserve untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun pada bulan Maret.
Kenaikan inflasi akan menjadi katalisator untuk mendorong the Fed menuju menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan saat ini. Pejabat Fed memproyeksikan tiga peningkatan pada 2018 pada pertemuan mereka Desember dan Maret.
The Fed akan mengakhiri pertemuan dua hari pada hari Rabu dan tidak diharapkan untuk mengambil tindakan apa pun pada suku bunga. Mayoritas ekonom percaya langkah selanjutnya lebih tinggi akan datang pada pertemuan bulan Juni.
Pasar juga melihat ke depan untuk laporan ketenagakerjaan AS bulan April untuk April, yang dapat memberikan tanda-tanda kekuatan lebih lanjut di ekonomi terbesar di dunia.
Sisi Teknikal
Bisa kita lihat bahwa saat ini level demand 1.3775 s/d 1.3711 sudah tidak mampu untuk membendung harga. Kemungkinan jika harga bisa naik adalah terjadinya skenario Fake Out atau breakout palsu, sehingga menyebabkan pembeli berbondong-bondong untuk memasuki pasar.

Namun, sepertinya skenario yang lebih masuk akal adalah harga akan terus turun sebelum nantinya di tolak di level demand 1.3564 s/d 1.3451.







