Pada sesi perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang hari Rabu ini, secara umum dolar AS kesempatan ini bergerak sedikit memberi tekanan pada mata uang utama Asia, terutama yuan, dengan penyebab dari bingungnya pasar siapakah pengganti Yellen dan bayang-bayang juga akan membaiknya laporan ekonomi AS yang akan rilis nanti malam.
Selama ini USDJPY untuk sementara di level 112,17 dimana dalam penutupan perdagangan yang sebelumnya ada di 112,23. Untuk mata uang Australia, AUDUSD untuk saat ini berada di level 0,7849 di bandingkan dalam sesi penutupan perdagangan yang sebelumnya ada di level 0,7844. Untuk mata uang China, yuan, atau USDCNY untuk sesaat bergerak di 6,6069 setelah dalam perdagangan tadi pagi ditutup di 6,6037.
Hari ini tak ada data ekonomi perlu dari Asia, tetapi ada pertemuan tahunan dari Partai Komunis China pernah buat pasar kuatir apakah Presiden Xi Jinping masih tetap juga akan melanjutkan tampuk pemerintahannya atau tidak. Beberapa besar pasar masih tetap menginginkan Presiden Xi masih tetap jadi pemimpin China, karena pasar berasumsi Xi jadi aktor paling utama melindungi ritme ekonomi China yang tumbuh berkepanjangan.
Tetapi kenyataannya untuk yen sejauh perdagangan hari ini tidak begitu bergejolak walau ada juga bayang-bayang keadaan Korea Utara dan Timur Tengah yang masih belum juga reda suasananya, namun masih tetap tidak ada tindakan safe haven.
Ini semuanya dikarenakan investor masih tetap lihat hasil pernyataan Janet Yellen awal minggu kemarin yang memiliki pendapat kalau keadaan ekonomi AS masih tetap juga akan melaju dengan moderat dengan kata lain berkepanjangan hingga suku bunga yang naik yang akan membantu the Fed untuk melindungi stabilitas ekonomi dalam negeri AS. Yellen juga meyakinkan kalau pada bulan Desember kelak suku bunga the Fed naik, walau keadaan inflasi yang masih tetap di bawah sasaran the Fed 2%.
Tetapi bagian kepemimpinan Yellen setelah itu juga dipertanyakan investor sesudah Stephen Taylor diwawancarai Presiden Trump untuk jadi calon pemimpin the Fed setelah itu. Pasar berasumsi Taylor lebih hawkish dibandingkan dengan Yellen walau Yellen sendiri dijadwalkan juga akan bertemu Trump hari Kamis ini. Perihal ini pula yang buat perdagangan mata uang tidak begitu bergerak banyak.






