Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Valas Asia Melemah Dampak Disinflasi China yang Membebani dan Dolar Stabil

Valas Asia Melemah Dampak Disinflasi China yang Membebani dan Dolar Stabil

303
0
Dolar Melemah
Mata Uang Asia Turun Usai Reli Kuat, Dolar AS di Titik Low 1 Bulan

Beberapa mata uang Asia mengalami pergerakan tipis pada hari Kamis, dampak data inflasi China yang buruk dengan membebani sentimen. Sedangkan mata uang yen Jepang membuat para pedagang merasa cemas atas intervensi pemerintah.

Pergerakan Beberapa Mata Uang Asia

Sebaliknya, dolar justru mengalami kestabilan khususnya di perdagangan Asia, dengan mampu bertahan pada rebound baru-baru ini. Hal ini terjadi disebabkan karena pejabat The Fed terus memberikan tanda hawkish terhadap suku bunga. Jelas saja gagasan ini juga menyebabkan mata uang Asia berada di bawah tekanan.

Sedangkan untuk indeks dolar dan indeks dolar berjangka keduanya sedikit mengalami pergerakan pada hari Kamis. Dimana selalu berfokus pada tanda-tanda The Fed lainnya. Khususnya akan terus fokus dari pembicaraan yang dilakukan Ketua Jerome Powell hari ini.

Ini membuat yuan China bergerak datar, dengan mendapatkan manfaat dari beberapa penepatan titik tengah harian yang kuat khususnya dari Bank Rakyat Tiongkok pada pekan ini. Tapi, prospek mata uang China ini tetap dianggap buruk, khususnya di tengah melemahnya perekonomian pemerintah yang berkepanjangan.

Mata uang Asia lain yang mengalami pergerakan tipis pada hari Kamis ialah won Korea Selatan. Namun, mata uang ini justru mengalami kenaikan tipis 0,1 persen. Kemudian, untuk dolar Australia hanya bergerak datar saja. Hal ini disebabkan setelah munculnya sinyal dovish dari Reserve Bank of Australia memicu penurunan tajam pekan ini.

Rupee India untuk saat ini semakin dekat dengan rekor terendah. Mata uang ini diprediksi juga akan tetap melemah walaupun ekonomi Asia Selatan mengalami pertumbuhan yang positif. Untuk yen Jepang hanya bergerak datar pada hari Kamis, tentunya dampak pelemahan mata uang baru-baru ini yang membuat para pedagang waspada pada potensi intervensi pemerintah di pasar valuta asing.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses