Beranda Analisa Forex USD Kembali Melesat, Pound dan Euro Tergelincir

USD Kembali Melesat, Pound dan Euro Tergelincir

623
0

Memasuki sesi pembukaan perdagangan Indeks Dollar menunjukkan performanya setelah pasar Amerika Serikat selesai dari libur, pergerakan yang baik tersebut memberikan tekanan terhadap Pound dan Euro semakin terpuruk.

Ke-2 negara antara Inggris dan team dari Uni Eropa mengawali dialog putaran ke-8 mereka tentang penataan perdagangan baru pada hari Selasa.

Hal itu akan membahas apa yang mereka dibutuhkan sesudah Inggris tinggalkan Uni Eropa pada bulan Januari serta sepakat untuk kerja dengan  persetujuan perdagangan dalam blok itu, yang akan diaplikasikan pada bulan Januari 2021.

Puliha mata uang dollar AS disertai dengan kecemasan baru mengenai potensial Brexit yang bertambah seram, sesudah PM Boris Johnson memberikan ancaman dengan menjelaskan telah telat untuk mendapatkan persetujuan.

Beberapa faktor ini berperan pada lanjutan pasangan GBP/USD, yang jatuh ke posisi 1.3140 memasuki perdagangan pecan ini.

Pasangan GBP/USD sempat mendapatkan dukungan psikologis mencapai 1.3000. Sedangkan jumlah penurunan pasar saham global memberikan tekanan terhadap pound.

11 USD Kembali Melesat, Pound dan Euro Tergelincir

Sedangkan untuk hubungan antara poundsterling dalam pasar saham AS, sebetulnya sebagai proksi yang bertambah secara signifikasikan untuk sentimen investor.

Hasil dari pengamatan yang bertambah tajam dalam perdagangan bulan Maret yang lalu pada saat pasar global tergelincir dalam hadapi pandemi Covid-19, pound bergerak turun menempati posisi paling rendah dalam beberapa tahun pada mata uang Euro serta USD.

PDB Membaik, Euro turun 

Dari laporan yang sudah dikoreksi yang dirilis Selasa memperlihatkan jika PDB zone euro kuartal ke-2 produk lokal bruto justru terjadi kontraksi yang sangat besar mencapai 14,7% dalam hitungan tahun serta 11% dari kuartal yang sebelumnya, hasil tersebut sudah jauh dari prediksi awal akan tetapi masih berlanjut terjadi penurunan yang tajam.

52 1 USD Kembali Melesat, Pound dan Euro Tergelincir

Disamping itu sentimen pasar pada ketegangan Brexit yang akan memberi intimidasi No-Deal Brexit ikut juga menghantui serta memberikan ketidaktetapan terhadap mata uang Euro.

Sedangkan pasangan EUR/USD sudah bergerak turun yang semakin menunjukkan kendali bearish memasuki perdagangan yang memberikan dukungannya ke arah posisi 1.1765 hasil ini mendekati posisi yang ada di 1.1750.

Memasuki sesi pada perdagangan awal minggu ini, pasangan mata uang tersebut berusaha untuk rebound semakin tinggi.

Tapi kenaikannya belum mampu untuk melewati posisi 1.1848 sebelum berada di  posisi 1.1810 memasuki sesi perdagangan pembukan hari ini.

Sebelum informasi tingkat perkembangan dalam ekonomi zone euro, ditengah-tengah harapan terjadi kontraksi hebat atas yang disebabkan pandemi COVID-19 belum berakhir.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses