Pasangan USD/JPY yang semakin naik serta berada di posisi 113,30, sampai posisi paling tinggi sejak 8 Januari. Catatan yang menunjukkan untuk bertahan mendekati posisi paling tinggi, dengan suara bullish yang kuat.
USD/JPY ke arah penutupan di harga paling tinggi untuk tahun ini di dukung oleh Dolar AS yang makin menguat.
Greenback perpanjang penambahan sesudah data AS serta suku bunga FOMC naik kemarin.
Gerakan ke atas berlangsung di dalam imbal hasil serta ekuitas AS yang tambah tinggi. Indeks Dow Jones bergerak naik sebesar 0,45% serta yield 10-tahun naik jadi 3,06%. Pendorong utama hal seperti ini ialah data ekonomi AS serta harapan kebijakan moneter.
Cetakan akhir GDP untuk Q2 sampai 4,2% dalam kurun waktu tahunan, pesanan akan komoditas yang bertahan lama mempunyai kenaikan 4,5% m/m yang melebihi harapan bulan Agustus.
justru catatan negatif hadir dari laporan perumahan dengan penurunan semakin besar dari perkiraan data penjualan rumah yang semakin menunjukkan pergerakan penurunan sebesar 1,8% sedangkan untuk prediksi sebesar -0,4%.
Dalam komentar Ketua Powell tempo hari disebutkan jika ekonomi AS ada dalam tempat yang begitu baik sekarang ini dan pengeluaran usaha yang begitu baik juga.
Meskipun berhenti dalam bulan Agustus, saat enam bulan sampai bulan Juli adalah pembelanjaan investasi yang semakin kuat dalam lima tahun, mata auang dolar mempunyai ruang untuk berjalan dari ekonomi Amerika sendiri, tegas Joseph Trevisani, di FXStreet.
Pasangan USD/JPY tengah menguji resistensi yang berada di posisi 113,30, koalisi diatas dapat bersihkan jalan untuk penghambat selanjutnya yang tampak di posisi 113,70/75 bulan Desember 2017 dibarengi posisi 114,00.
Momen bullish akan dengan gampang kembali mengalami penurunan dibawah posisi 113,00, tapi yen masih membutuhkan konfirmasi dibawah 112,60 untuk meniadakan bias periode pendek sekarang ini yang mensupport greenback.






