Pasangan USD/JPY telah mengawali penguatannya dari sejak meraih posisi level paling rendah 21 September kemarin di angka 103.99. USD/JPY mengawali penguatannya dalam7 session secara berkelanjuan, sekarang ini pasangan USD/JPY mendapatkan hambatan.
Sesuaiyang diketahui USD/JPY, masih memiliki beberapa usaha untuk meraih posisi di 105.70 yang akan berlangsung dalam tiga session perdagangan secara berturut-turut, tapi pasangan ini kehilangan momen yang cukup untuk membuktikan langkah ini bisa terwujud.
Pasangan ini sedang menanti katalis selanjutnya untuk memperoleh momen yang bertambah kuat. Pemulihan dalam pasangan USD/JPY sedang istirahat sebab pasar normal kembali serta stabil sekarang ini.
Dalam satu minggu paling akhir dalam session Eropa dan session AS menjadi target untuk pasar ke-5 dalam sesi penutupan di zona secara berturut-turut.
Kami menginginkan rebound bearish dalam tiga bulan serta gerakan 55 hari sekarang ini di angka 106,95 sementara diposisi 106,00 sebagai wakil posisi pivot lama. Kestabilan suport di possi 105.10 / 105.20 akan membntu jaga peluang pemulihan.
Tetapi, bila melihat pelemahan awal terverifikasi pada session perdagangan kemarin, itu akan memunculkan indikasi jika rebound dolar kehilangan acuan.
Pada sesi penutupan di 04,85 bergerak ke posisi tertinggi hari Jumat di angka 105,70. Reli sampai penutupan Jumat memberikan bantuan reli di Wall Street serta terus mempunyai bias positif dalam pekan kedepan.
Pada umumnya, Demokrat AS masih coba laukan paket suport keuangan yang bisa diambil pada pekan ini. Oleh karenanya, ini dapat memperlihatkan perubahan berkepanjangan untuk sentimen pasar berdasarkan pertimbangan risk.
Di saat yang sama, efek gelombang COVID-19 ke-2 bertambah pada saat Kongres AS tidak berhasil memberi paket suport keuangan di AS.
Dengan PILPRES yang tinggal 5 pekan lagi, risiko politik sebagai salah satu aspek khusus Donald Trump telah memberikan ancaman untuk kirim hasilnya ke MA apabila ia kalah.
Efek kerugian bisa dikurangi bila paket keuangan disetujui. Dolar akan tidak stabil sampai pembaruan dalam sentimen terwujud, serta ini kemungkinan bergantung pada perkembangan suport keuangan di Kongres.






