Dalam perdagangan hai ini, keterangan yang didapatkan dari Swiss National Bank/SNB yang memutuskan untuk menunggu naiknya suku bunga hingga saat ini masih negatif.
Walau demikian, Franc Swiss terus bergerak menguat terhadap Dolar AS. Selesai pengumuman itu sampai waktu ini berita ditulis dalam awal session New York, pasangan USD/CHF sedang mengalami penurunan 0.60 % ke 0.9620.
Kebijakan dari Swiss National Bank dalam kesempatan ini menjadi sangat penting karena nilai tukarnya menjadi sangat kuat, berkenaan dengan semakin meningkatkan ketidakpastian yang terhadi di pasar global.
Sejumlah pelaku pasar saat ini sedang siaga, namun hanya memarkir dananya untuk Franc Swiss menjadi asset Safe Haven. Kondisi tersebut membuat kurs CHF semakin meningkat melejit dan menyebabkan ekspornya semakin susah berkompetisi dalam pasar internasional.
Dari pertimbangan itu, Swiss National Bank yang membiarkan suku bunga dengan referensi masih -0.75 %. Bahkan juga, mereka menyatakan siap untuk lakukan intervensi yang ada di pasar uang dalam rencana mendevaluasi Franc.
Seperti diutarakan SNB dalam pengakuan resminya, semenjak rapat kebijakan yang sebeumnya pada bulan Juni, Franc Swiss sudah terapresiasi tinggi sekali dengan sejumlah mata uang pesaingnya dengan mata uang sejumlah negara berkembang.
Lepas dari ketetapan itu, SNB mengaku jika outlook ekonomi Swiss yang sudah lebih baik. Laporan sah pemerintah dalam awal bulan ini tunjukkan jika laju perkembangan GDP bertambah 3.4 % year-on-year pada kuartal II/2018. SNB juga meningkatkan forecast perkembangan GDP final untuk tahun 2018 sebesar 2.5-3 %.
Dibanding kestabilan ekonomi Swiss, keadaan beberapa negara tetangganya lebih ringkih. Perekonomian Zone Euro perlahan-lahan pulih, tapi lokasi itu dibayang-bayangi krisis migran serta penambahan popularitas sejumlah \partai sayap kanan yang menggoyahkan suasana politik domestik.
Usaha negosiasi pada Uni Eropa dengan Inggris tentang jalinan perdagangan saat Brexit juga belumlah membawa hasil yang pasti, walau sebenarnya moment terpenting itu diskedulkan berlangsung pada Maret 2019.
Sekarang ini, investor serta trader masih tetap menantikan berita dari hasil pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri beberapa pemimpin Eropa yang berlangsung di Salzburg, Austria, untuk membahas upaya-upaya untuk merampungkan krisis migran dan negosiasi Brexit.






