Pilih timeframe paling baik untuk eksekusi trading tidak gampang. Ditambah lagi buat pemula, umumnya trader pemula akan memakai timeframe kecil jadi jalan pintas ataukah tidak ingin belajar pengetahuan forex.
Timeframe di sini tunjukkan lama waktu untuk tiap candle yang tercipta pada grafik harga hingga Anda dapat tahu info historical yang terdapat di tiap grafik itu.
Penentuan timeframe yang pas ialah bergantung pada pribadi trader tersebut. Timeframe yang ada di basis MT4 ialah M1, M5, M15, M30, H1, H4, D1, W1, MN.

Pada intinya, semua timeframe akan memberi info yang sama di pair berkaitan. Kesempatan serta tempat trading mungkin saja bermacam.
Umumnya trader yang telah mengerti keperluan analisis teknikal, akan tergerak memakai timeframe D1 harian waktu mengawali trading, bersabar menanti setup trading, berencana stop loss serta cari level entry yang pas tanpa ada memakai timeframe lebih rendah.
Bila Anda memakai timeframe besar dari mulai D1 harian, W1 mingguan, serta MN bulanan, Anda harus bersabar sebab untuk membuat satu candlestick di timeframe itu memerlukan waktu.
Cari skema grafik, susunan candle dan trend pasar ialah pas memakai timeframe besar ini serta kesempatan sukses jadi lebih besar.
Memperoleh beberapa pips pada timeframe besar semakin lebih banyak dibanding pada timeframe M5 atau M1. Hingga menanti setup dengan kesempatan tinggi di timeframe besar lebih bernilai dari timeframe kecil.
Tetapi timeframe kecil bukan tanpa ada manfaat. Pada timeframe kecil akan ada banyak kesempatan sehari-harinya. Dari mulai H1 1 jam sampai M1 1 menit. Trader pemula umumnya mengawali tradingnya dengan timeframe ini.

Peletakan level stop loss semakin lebih kecil atau pendek hingga efek Anda jadi lebih kecil. Lakukan setup trading di timeframe kecil mungkin saja memberikan keuntungan.
Tapi bujukan untuk lakukan over trade besar serta Anda harus ketat melakukan trading rencana untuk menghindarkan bujukan itu. Diluar itu, distorsi pada timeframe kecil bisa seringkali tampil di pasar hingga diperlukan pemakaian alat konfirmasi seperti tanda serta analisis teknikal jadi konfirmasi tiap setup trading.
Nah sampai peristiwa ini, trader profesional merekomendasikan pemakaian banyak timeframe untuk memperoleh deskripsi luas pada pasar. Timeframe besar biasa dipakai untuk analisis trend, skema serta susunan.
Sedang timeframe kecil untuk cari level entry, stop loss serta sasaran. Hingga gabungan kedua-duanya pemakaian timeframe besar serta kecil akan tingkatkan kesempatan sukses seseorang trader.
Trading Menggunakan Dana DEPOSIT
Nah, berdasar pada pengalaman trading pada account demo, Anda sudah mengetahui bagaimana triknya membaca grafik harga, lakukan buy, sell, serta analisis simpel. Seterusnya, apa Anda telah siap untuk mulai trading riil?
Sebelum mulai trading riil, tentunya Anda harus buka account trading riil terlebih dulu. Jika ada banyak pilihan account riil pada broker, pilih type account yang memerlukan deposit awal minimum paling rendah. Pembukaan account dapat dikerjakan langsung pada Klien Ruang di web broker Anda.
Sesudahnya, Anda pun kembali lagi akan terima e-mail berisi username, password, dan alamat server untuk masuk ke basis trading username, password, serta server account riil berlainan dengan account demo.
Sesudah account riil dibuka, Anda butuh mendeposit dana dahulu untuk isi balance modal trading. Waktu baru mulai, janganlah deposit dalam jumlahnya begitu besar, cukuplah seputar USD100-500.






