Petinggi Bank Sentra Federal Reserver St.Louis James Bullard menjelaskan, Federal Reserve mungkin butuh memotong suku bunga untuk tingkatkan inflasi serta memperoleh kembali kredibilitas bila inflasi masih lambat pada kuartal II 2019 .
Saya pasti terbuka untuk pemotongan suku bunga, tutur Bullard pada Reuters dalam satu interviu di antara pertemuan kebijaksanaan moneter di Hoover Institution di Stanford University pada Jumat minggu tempo hari.
Bullard memberi suara dengan beberapa pembuat kebijaksanaan The Fed di hari Rabu untuk menjaga suku bunganya, satu langkah yang menurut dia dibetulkan sebab The Fed sudah lakukan pergantian kebijaksanaan besar pada Januari dengan memperjelas tidak meningkatkan suku bunga tahun .
Bila kita melalui musim panas di s serta harapan inflasi masih begitu rendah serta inflasi aktual nampaknya tidak bertambah karena itu saya fikir tingkat kecemasan saya akan makin intensif, kata Bullard.
Saya terbuka untuk penurunan suku bunga untuk coba memerangi , tapi itu bisa menjadi penurunan suku bunga bukan lantaran data jelek pada ekonomi AS.
Penurunan suku bunga sebab kami ingin pastikan jika harapan inflasi serta pada akhirnya inflasi aktual lebih berkelanjutan dengan tujuan 2% kami, jelas Bullard.
Dalam pandangan Bullard, penurunan suku bunga semacam itu tidak bisa menjadi agunan pada peluang hasil jelek, tetapi usaha untuk tingkatkan kredibilitas The Fed dengan inflasi, serta menempatkan The Fed untuk lebih baik menantang penurunan di waktu depan.
Bila Anda memotong suku bunga selama saat booming yang akan mengirim signal Anda serius jika Anda berusaha untuk memperoleh inflasi sebesar 2% atau diatas tujuan kami sebesar 2%.
Memotong bunga saat perkembangan pekerjaan lemah akan kurang sukses dalam membuat kredibilitas semacam itu, tuturnya.
Tetapi, walau sikap kebijaksanaan The Fed sekarang dikit ketat, pemotongan suku bunga saat akan beresiko terlalu berlebih pada pelonggaran kebijaksanaan.






