Index dolar AS DXY melesat dari sejak sesion New York tempo hari sampai perdagangan ini hari, capai rekor paling tinggi 2 bulan pada range 91.80-an.
Keadaan ini terjadi karena informasi hasil pertemuan FOMC terkini yang menyaratkan peluang suku bunga The Fed naik bisa lebih cepat dibandingkankan prediksi awalnya.
The Fed Berikan Signal Suku Bunga Naik 2023
Di hari Rabu malam waktu di tempat, The Fed sampaikan hasil pertemuan FOMC yang diantaranya menjaga tingkat suku bunga dan program Quantitative Easing sekarang ini.
Tetapi, prediksi dot plot memperlihatkan jika 11 dari 18 peserta rapat tengah berencana 2x peningkatan suku bunga yang masing-masing sejumlah 25 pangkalan point di tahun 2023.
Ini memiliki arti peningkatan suku bunga The Fed peluang datang satu tahun bisa lebih cepat dibandingkankan yang tertera dalam prediksi awalnya tahun 2024.
Disamping itu, peralihan dot plot mengisyaratkan jika kepercayaan beberapa petinggi The Fed mengenai kenaikan inflasi sementara makin menghilang.
Dengan pergerakan inflasi AS yang bertambah cepat dan perbaikan perekonomian terakseleerasi, banyak faksi sudah memprediksi The Fed akan lebih memajukan ulasan mengenai tapering pemotongan program Quantitative Easing.
Tetapi, sikap The Fed yang tiba-tiba lebih memajukan topik peningkatan suku bunga ini sebagai surprise hawkish yang tidak tersangka di mata aktor pasar. Akhirnya dolar AS langsung melesat dan mengguncangkan harga bermacam asset lintasi pasar.
Dengan pasar paling pintar di dunia memprediksi peningkatan suku bunga yang bisa lebih cepat serta lebih hawkish, imbas dari rapat The Fed ini tetap gerakkan semua pasar dalam beberapa hari dan pekan-pekan kedepan, kata Matthew Weller, kepala penelitian pasar global di Gain Capital.
Mata uang-mata uang mayor lain juga menyerah pada greenback. NZD/USD sempat pernah naik sekitaran 0.4 % ke range 0.7100 pada sesion Asia karena launching data GDP New Zealand yang melampaui harapan, tapi selanjutnya jatuh kembali ke range 0.7000 saat masuk sesion New York.
Dolar AS bahkan juga kuat sekitaran 0.7 % versi Franc Swiss. Bank sentra Swiss SNB menjaga suku bunga -0.75 % dan sampaikan sikap peraturan dovish, cuman beberapa saat sesudah launching informasi FOMC.






