Pasangan mata uang EUR/USD mencatat pelemahan harian sebesar lebih dari 0.1 % ke rata-rata 1.1275 pada pertengahan session New York hari Kamis ini 13/6. Euro bergerak mundur vs Yen ke rata-rata 122.25, sebab penambahan ketertarikan aktor pasar pada aset-aset safe haven.
Pelemahan Euro itu berlangsung sesudah Presiden AS Donald Trump mengatakan jika dia tengah memperhitungkan untuk memakai sangsi untuk menghambat diakhirinya pipa gas Nordstream 2 yang akan menyambungkan Jerman Utara dengan Rusia.
Selesai rapat dengan Presiden Polandia, Andrzej Duda, di hari Rabu, Trump menyikapi pertanyaan wartawan tentang project pipa gas itu dengan menjelaskan, Kami mencermatinya.
Ini, orang punyai hak untuk lakukan apa yang ingin mereka kerjakan. Tetapi saya mengusung permasalahan pipa dimana Anda membuat Rusia memberi prosentase daya yang besar sekali.
Anda ketahui gas ini masuk ke Jerman… walau sebenarnya kami membuat perlindungan Jerman dari Rusia. Serta Rusia memperoleh miliaran Dolar uang dari Jerman walau sebenarnya Jerman cuma membayar dikit saja untuk perlindungan militer dari AS.
Pipa gas Nordstream 2 ditujukan untuk mengatasi kritis daya domestik yang menempa Uni Eropa. Pilihan Trump untuk mempersoalkannya juga spontan jadi sorotan pasar.
Tepat sesudah penutupan session London, Trump memberi komentar China, Meksiko, serta Jerman. Efek pasar khususnya hadir dari komentarnya tentang Nordstream 2, kata Elsa Lignos dari RBC Capital Markets.
Sambungnya, EUR/USD melemah sebab berita itu, serta selalu alami penurunan melalui session siang New York. Jerman kembali dalam sorotan Trump sebab pengeluaran NATO yang dipandang kurang mencukupi.
Banyak faksi mensinyalir jika perang dagang yang digalakkan Amerika Serikat sekarang ini tidak cuma karena defisit dagang yang lumayan besar di antara AS dengan beberapa negara, tetapi adalah sisi dari usaha AS untuk membendung pelebaran dampak geopolitik China serta Uni Eropa.
Walau Trump sudah mengatakan akan tunda aplikasi biaya import atas produk otomotif yang dapat bikin rugi Jerman, tapi berita kesempatan ini memberikan indikasi jika dia akan selalu cari inti masalah baru untuk mengekang dampak Eropa dengan global.






