Dolar Australia jatuh pada Dolar AS di session perniagaan Kamis 07 Juni pagi hari ini, menggunakan penguatan yang sudah dikoleksi di session sebelumnya. Penyempitan surplus perniagaan Australia pada bulan April jadi penyebabnya melorotnya mata uang itu.
Berkurangnya Export Batu Bara Serta Bijih Besi Susutkan Surplus
Melemahnya export bijih besi serta batu bara jadi biang keladi penyempitan surplus neraca perniagaan Australia. Dalam penyesuaian musiman, surplus menyempit 44 persen dari revisi eskalasi $1. 7 miliar di bulan Maret, jadi $977 juta pada bulan April.
Nilai export Australia menurun 2 persen ke angka $34. 2 miliar, sesaat impornya flat di angka $33. 4 miliar. Penurunan export batu bara mencapai 7 persen, sesaat penurunan export bijih besi serta barang tambang mencapai 4 persen. Bidang yang memberikan indikasi kenaikan adalah export gas alam. Volumenya jadi bertambah 2 persen, sesaat harga nya naik 1 persen.
Kondisi berbalik Pas satu hari saat rilisnya data GDP Australia yang mencapai 1 persen di kuartal kesatu. Ini jadi bukti kalau di kuartal ke-2 kelak, perekonomian Australia mungkin tidak akan lebih baik, kata Paul Dales, Kepala Ekonom Capital Economics.
Dales juga mengungkapkan kalau walau dengan keseluruhan eskalasi export pada bulan Mei serta Juni, net export Australia peluang terus-terusan juga akan menyerahkan peran yang netral untuk perkembangan GDP di kuartal ke-2.
AUD USD Menuruni Tempat Tinggi Enam Pekan
AUD USD merespon laporan itu dengan alami penurunan 0. 2 persen ke tempat 0. 7653 dari 0. 7677, tempat teratas enam minggu. Sebelumnya, Dolar Australia memperoleh tekanan naik yang lumayan besar dari eskalasi Penjualan Ritel serta GDP Australia yang diatas harapan.
Data-data ekonomi yang menggembirakan itu tetaplah saja tidak mampu membuat AUD USD menjebol tempat 0. 7700. Ketiadaan gagasan bank sentral Australia RBA untuk mendongkrak suku bunga, membuat beberapa investor tidak mempunyai dalil untuk lakukan pembelian Dolar Australia lebih banyak.






