Salah satunya pertanyaan yang sangat banyak dilemparkan beberapa pemula ialah bagaimana sebetulnya langkah yang pas mengawali trading forex.
Sangat banyak orang yang mengawali trading cuma dengan bekal berlangganan tanda trading, atau bahkan juga membayar mahal untuk training/workshop yang mengulas taktik trading walau sebenarnya mereka sebetulnya belumlah kenal forex. Bahkan juga arti “lot” atau “pip” juga mungkin belumlah mereka mengerti.
Trader yang mengawali trading tanpa pengetahuan yang cukuplah itu seperti orang yang nekad terjun ke danau walau sebenarnya dia tidak dapat berenang. Itu juga karena mereka mujur dapat selekasnya berjumpa dengan orang yang dengan sigap “melemparkan pelampung” mengarah mereka. Yang kurang mujur? Melalui.
Anda butuh tahu jika trading itu bukan hanya memelototi chart serta mencampuradukkan beberapa jenis tanda. Trading itu ialah kemampuan yang perlu selalu diasah dengan berkelanjutan setiap kali Anda lakukan transaksi.
Oh ya, butuh saya ingatkan lagi jika tidak ada yang namanya “holy grail” dalam trading. Buat Anda yang baru kenal arti itu, “holy grail” ialah arti yang dipakai untuk menyebutkan satu skema atau taktik trading yang jamin akurasinya.
Menjadi, sebelum Anda terjerat dalam penelusuran tidak berbuntut untuk “holy grail”, ijinkan saya untuk share dikit pengalaman untuk Anda yang baru ingin mengawali forex trading.
Tekuni dahulu dasar-dasar trading

Tidak ada seseorang karateka juga yang menyandang sabuk hitam dalam tadi malam. Ia pasti mesti mengawali dari sabuk putih, pelajari kuda-kuda, kihon, kata, kumite dan lain-lain. Perlu proses serta waktu yang tidak singkat untuk sekurang-kurangnya jadi karateka sabuk hitam.
Trading juga demikian. Janganlah mimpi dapat menjadi trader dahsyat cuma karena Anda sudah ikuti satu hari atau dua hari workshop tanpa awal mulanya mempunyai basic pengetahuan mengenai trading.
Sekurang-kurangnya Anda mesti tahu dahulu apakah itu lot, contract size, leverage, margin, risk management serta trading rencana. Anda mesti memahami terlebih dulu apakah itu tren, dukungan serta resistance. Baru Anda wajar pelajari beberapa tehnik trading yang lebih kompleks.
Berlatih mengetahui pola
Anda sempat lihat bagaimana atlet tenis meja dengan gampang lakukan servis serta mainkan bola yang berjalan demikian cepat? Mereka tidak memperoleh ketrampilan itu cuma dalam satu hari. Diperlukan banyak latihan serta memerhatikan arah gerakan bola.
Dalam analisis (teknikal) ada ide “history repeats itself”. Histori tetap berulang. Dalam konteks ini yang berulang sebetulnya ialah alur, baik itu alur gerakan harga atau alur tanda teknikal. Dengan mengetahui pola-pola spesifik, Anda akan dapat memprediksi ke manakah kurang lebih harga akan berjalan dengan merujuk pada “perilakunya” dari waktu ke waktu.
Bangun trading plan

Ini step yang akan memastikan akan menjadi trader seperti apakah Anda kelak. Di step ini Anda akan mendesain taktik yang akan Anda gunakan serta tentunya untuk dapat melakukan tingkatan ini Anda mesti telah sukses melakukan dua step awal mulanya.
Di step ini Anda dapat bereksperimen dengan beberapa tanda teknikal yang berlainan, beberapa currency pair yang berlainan serta nanti Anda akan temukan taktik yang sama dengan kepribadian Anda menjadi trader.
Bisa saja Anda coba mengambil taktik trader lainnya yang sudah sukses, tapi Anda mesti ingat jika satu taktik yang sukses digunakan orang yang lain belumlah pasti akan sukses juga di tangan Anda. Ini karena salah satunya prasyarat taktik yang baik seperti yang saya katakan di paragraph sebelum ini – ialah taktik yang sama dengan kepribadian Anda.







