Analisis skema candle yang seringkali kita jumpai serta bisa dengan jelas tampak ialah skema double top serta double bottom. Grafik harga menjadi aktualisasi diri sentimen trader.
Membuat dua puncak high yang sama serta atau dua lembah low yang sama juga dalam kurun waktu spesifik. Atau mungkin dengan kata lainnya skema double top serta double bottom adalah pengujian lagi pada level gawat dukungan serta resistance.

Bila harga betul-betul acak tidak ada perulangan, kenapa harga sering berhenti sesaat cuma pada level – level gawat itu? Jawabannya ialah banyak aktor pasar membuat ketetapan mereka di level yang pasti itu.
Level gawat bisa jadi level dukungan serta resistance, bergantung tempatnya pada harga sekarang ini current price. Level dukungan yang ditest 2x oleh harga menjadi aktualisasi diri trader bisa jadi skema double bottom.
Begitupun dengan level resistance yang ditest 2 kali oleh harga bisa jadi skema double top. Peristiwa pengujian ke-2 kalinya bisa jadi kekuatan keuntungan menjadi langkah countermoves.

Memakai analisis teknikal, Anda mesti mengerti jika skema yang telah tercipta tampak jelas. Akan tetapi waktu Anda melawan harga berjalan sekarang ini real time, Anda sedikit akan kesusahan.
Meskipun skema double top serta bottom ini seringkali kita temui sehari-hari, mengidentifikasi skema serta mentradingkannya tidak gampang.
Ada dua pendekatan yang dapat Anda kerjakan, yakni menghadapi susunan sebelum tercipta prima atau menanti konfirmasi susunan serta bereaksi sesudah tercipta prima.
Penentuan pendekatan ini bergantung pada kenyamanan pribadi Anda. Semasing mempunyai keunggulan serta kekurangan. Trading dengan menghadapi pembentukan susunan double top atau bottom akan memperoleh harga terunggul.
Akan tetapi dapat jadi level stop bisa menjadi lebih jauh. Sedang bila Anda lebih pilih menanti konfirmasi sampai susunan double top atau bottom tercipta prima, dapat jadi Anda tidak mendapatkan harga terunggul tapi lebih aman dengan level stop yang tidaklah terlalu jauh.
Yang tidak kalah terpenting ialah taktik peletakan stop bila trading dengan double top serta double bottom. Anda dapat memakai pertolongan Bollinger Bands dengan parameter baku deviasi 4.
Memakai Pivot Points di Pasar Forex

Pada umumnya, pivot points dapat disaksikan menjadi level dukungan atau resistance penting. Gambar berikut grafik 1 jam dari pasangan mata uang GBP/USD dengan level pivot yang dihitung dengan memakai harga harian high, low serta close.
Harga Open
Ada tiga waktu open pasar yang penting di pasar FX yakni waktu open AS, yang berlangsung seputar jam 7 malam WIB, waktu open Eropa, yang berlangsung seputar jam 1 siang WIB, serta waktu open Asia yang berlangsung pada jam 6 pagi WIB.
Seringkali kita lihat waktu trading memakai pivot points di pasar FX ialah berlangsung range trading atau harga berjalan diantara level pivot dengan level dukungan serta atau resistance pertama. Banyak pula trader bermain di range ini.
Bila harga bermain diantara level pivot berperan menjadi dukungan dengan resistance pertama jadi ada kekuatan tanda breakout saat level pivot ditembus breakout.
Harga berjalan lebih rendah serta sekarang ada diantara level pivot berperan menjadi resistance serta level dukungan pertama.
Salah satunya point terpenting yang dapat dimengerti waktu trading memakai pivot points di pasar forex ialah contoh tembus yang condong tampil di salah satunya waktu open pasar. Faktanya ialah masuknya trader ke pasar saat bertepatan.
Saat periode waktu yang lebih tenang, yakni pada penutupan pasar AS jam 3 atau 4 pagi WIB serta pembukaan Asia jam 6 pagi WIB, serta kadang bahkan juga selama session Asia, yang disebut session perdagangan sangat sepi.
Harga kemungkinan berjalan sempit sampai berjam-jam diantara level pivot serta level dukungan atau resistance. Ini jadi ‘lahan’ mencari keuntungan buat trader ranging.
Trading memakai taktik pivot points di pasar forex tidak susah. Rumusan yang telah dipastikan, memperoleh level-level gawat yang tidak berubah serta langkah trading yang gampang ranging atau breakout . Yang perlu Anda kerjakan ialah cocokkan dengan trend gerakan harga serta kesamaan mendasar.







