
Sterling diperdagangkan mendekati level tinggi dalam 11 bulan pada Dolar AS di session perdagangan Eropa, Kamis 03/Agustus sore ini. Beberapa trader tengah menantikan hasil dalam rapat kebijakan Bank Sentral Eropa (BoE), terlebih masalah kapan saat kenaikan tingkat suku bunga Inggris dari level rendah sekarang ini.
GBP/USD bergerak naik 0.1 %, pada kisaran 1.3237, berhasil mendekati level paling tinggi pada hari Rabu di 1.3250. Sterling juga bergerak naik 0.2 % pada Euro ke level 0.8950.
“Kami sedang mengekspektasikan BoE yang akan memberi tanda kalau mereka sedang mendekati kebijakan dalam menambah suku bunga, ” kata beberapa Paka Taktik Forex dari MUFG pada Reuters. Bank MUFG adalah satu diantara yang paling percaya dengan prospek pada penguatan Poundsterling ke depannya, dengan menempatkan prediksi ke level 1.40 per dolar AS pada kuartal ke-2 tahun depan.
“hal itu Supaya Pound menguat dengan signifikan untuk hari ini, jadi sinyal yang lebih kuat dibandingkan dengan BoE tentang kenaikan suku bunga mesti ada, secepat-cepatnya pada November yang akan datang, sesuai dengan harapan kami, ” lebih mereka.
Meski demikian, pasar tetaplah mencemaskan beberapa data ekonomi Inggris paling baru yang tunjukkan pelemahan mulai sejak awal tahun. Perkembangan tahunan saja cuma menjangkau 1 %. Belum juga ketidakpastian Brexit yang buat spekulasi kenaikan pada suku bunga BoE jadi sejumlah sangsi walau BoE tunjukkan sentimen hawkish untuk sebagian bulan paling akhir.
Beberapa investor mengekspektasikan petinggi BoE yang juga akan hasilkan suara 6 – 2 untuk tetaplah tidak merubah suku bunganya bulan Agustus ini. Pada rapat BoE yang paling akhir, tiga anggota yang menyuarakan untuk menambah suku bunga. Dalam bulan ini, Kristin Forbes, anggota yang dikenal begitu hawkish telah meninggalkan dari bangku MPC, yang akan digantikan dari Silvana Tenreyro yang dikenal lebih dovish dari pada Forbes.





