Nilai tukar Dolar Australia serta Dolar New Zealand condong melemah pada Dolar AS semenjak tempo hari. Dalam perdagangan 5/7, AUD/USD sudah terkoreksi 0.1 % sampai posisi 0.7016, sesaat NZD/USD turun lebih dari 0.3 % ke rata-rata 0.6665.
Tetapi, beberapa analis meramalkan ke-2 mata uang Antipodean itu dapat rebound pada Dolar AS bersamaan dengan bertambahnya harapan pasar tentang prospek pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Bank sentra Australia Reserve Bank of Australia/RBA barusan memotong suku bunganya pada awal minggu ini sampai tersisa 1.00 % saja. Namun, gubernurnya sudah mengatakan jika mereka akan menanti perubahan pasar tenaga kerja sepanjang sekian waktu dahulu sebelum lakukan pertukaran kebijaksanaan .
Pertaruhan sama memicu prediksi Dolar New Zealand dalam periode pendek, sebab RBNZ barusan memotong suku bunga pada bulan Mei kemarin. Sebagian besar analis memandang pemotongan suku bunga RBNZ selanjutnya akan dikerjakan pada bulan Agustus atau September.
Di lain sisi, investor serta trader malah makin agresif dalam berspekulasi tentang suku bunga bank sentra AS Federal Reserve. Harapan pasar paling baru mengatakan jika Fed akan memotong suku bunga sebesar 25 basis point dalam bulan ini, atau sampai 100 basis point dalam satu tahun ke depan.
Dengan USD sekarang dikungkung ketidakpastian berkaitan sejauh mana Fed siap memotong suku bunga tahun ini, karena itu AUD dapat nikmati reli kelanjutan sampai USD0.70 an, kata Neil Mellor.
Dia mencatat data CFTC paling baru yang tunjukkan jika tempat short spekulatif pada Aussie masih tinggi sekali, hingga sangat mungkin lonjakan saat berlangsung short-covering.
Suport periode pendek buat Dolar Australia ada dari kenaikan harga bijih besi belakangan ini. Seperti didapati, bijih besi adalah komoditi export penting Australia.
Kenaikan harga biji besi sampai 70 % dalam tahun ini mengangkat kapasitas neraca perdagangan Aussie ditengah-tengah luasnya efek perang dagang AS-China.
Bahkan juga, surplus neraca transaksi berjalan Australia untuk kuartal II/2019 mungkin saja akan sampai posisi paling tinggi semenjak tahun 1975.






