Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Sejumlah Mata Uang Raksasa Bergerak Stabil Mencermati Perkembangan Konflik Rusia-Ukraina

Sejumlah Mata Uang Raksasa Bergerak Stabil Mencermati Perkembangan Konflik Rusia-Ukraina

462
0

 

 

Pasar perdagangan untuk mata uang bergerak cukup tenang pada hari Rabu ini setelah beberapa sesi yang berombak sedang mencermati perkembangan terbaru di kawasan  Eropa timur di tengah krisis yang terjadi yaitu konflik Rusia-Ukraina.

 

Terpantau untuk mata uang Euro bertahan cukup  stabil di $1,1325, Pounds Sterling sendiri  tertahan juga di harga $1,3593, dan aset safe haven lainnya yaitu yen dan franc Swiss juga mengambil nafas setelah turun tajam karena investor berharap perang besar atas Rusia dan Ukraina dapat dihindari.

 

Negara-Negara Barat dan Jepang Menghukum Rusia

Kumpulan Negara-negara Barat dan Jepang pada Selasa kemarin telah menghukum Rusia dengan sanksi yang baru karena memerintahkan pasukan mereka ke wilayah-wilayah separatis di kawasan Ukraina timur serta mencoba  mengancam akan bertindak lebih jauh lagi apabila jika Moskow melancarkan invasi ke daerah Ukraina.

 

Satu dolar AS kini bernilai sekitar 115,03 yen di pasar perdagangan Asia, dengan mata uang dolar AS terus naik semalam lalu dari level terendah hampir tiga minggu terakhir  di area 114,48 yang dicapai Senin, dan sekitar  0,9204 franc, setelah reli sebesar 0,63% semalam.

 

Hal ini pun mampu membuat indeks mata uang dolar yang mengukur greenback terhadap seluruh keenam mata uang sedikit berubah di titik 96,04.

 

Reaksi dari pasar peragangan  yang tenang dan penurunan mata uan dolar dan yen semalam, menunjukkan bahwa seluruh stakeholders atau pelaku pasar tidak terlalu khawatir tentang ketegangan yang terjadi konflik Rusia-Ukraina dan tentu saja tidak sama sekali mengharapkan hal tersebut akan meluas untuk mempengaruhi prospek dari ekonomi global.

 

Tingginya sebuah harga energi, sebagian diakibatkan oleh  situasi di kawasan Ukraina, dan juga komoditas lainnya membantu mata uang dolar Australia naik ke harga $0,7241 pada hari Rabu, tertinggi dalam hampir dua minggu terakhir.

 

Harga minyak sendiri melesat naik menjadi hampir seharga $100 per barel pada hari Selasa lalu di tengah tinggi kekhawatiran krisis di Ukraina dapat menyebabkan sejumlah  gangguan terrhadap pasokan, dan mencapai level paling  tertinggi sejak tahun 2014 lalu.

 

Sejumlah analis pasar perdagangan juga telah  memperkirakan indeks untuk mata uang dolar AS masih akan bergerak secara datar mencermati perkembangan dari  krisis konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung namun sementara mereda karena masih menunggu  untuk perkembangan selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses