Sementara prospek dari GBP/USD pada dasarnya tetaplah positif, nampaknya saat ini saatnya untuk berkonsolidasi, sebagian yang dipicu oleh tindakan Federal Reserve pada hari Kamis awal hari serta level resistensi teknikal.
Dolar AS berhasil merobohkan pound sterling juga ikut dari situasi Federal Reserve itu. Saat ini hari Kamis, 21 September, nilai tukar pound pada greenback ada di $1,3500.
Tetapi, nilai ganti itu sudah menjangkau $1,3658 mendekati rilis pengumuman dari The Fed yang nyatanya jadi positif untuk dolar AS. Pada konteks ini, tegas “positif” juga akan merujuk pada kenyataan kalau dolar AS yang sebelumnya berkinerja jelek sudah berhasil bertahan. Beberapa pedagang mengerti kalau pernyataan The Fed itu, pada sebagian aspeknya, dapat saja menyebabkan negatif untuk dolar AS.
Waktu itu The Fed tidak merubah suku bunganya sekarang ini tetapi menyebutkan juga akan menambah suku bunga 1x sekali lagi di tahun ini serta 3x di tahun 2018.
Menurut keterangan FOMC, Federal Reserve percaya kalau badai yang sudah menempa lokasi selatan serta tenggara AS akan tidak merubah jalur ekonomi dikarenakan pengeluaran berkembang di tingkat yang moderat, investasi bertambah serta kesibukan kerja juga menguat.
Setelah itu, The Fed menyatakan pihaknya merencanakan untuk mulai pengurangan neraca bulan Oktober. Sesungguhnya, apa yang di sampaikan The Fed itu beberapa besar sudah sesuai dengan harapan beberapa ekonom mendekati agenda itu serta menerangkan kenapa dolar AS yang masih relatif stabil.
Tetapi beberapa analis lihat deskripsi dolar AS yang lebih luas, sesungguhnya waktu itu tidak tampak hal yang serius baru dari peryataan The Fed.
” Kami masihmeragukan kalau ini ketentuan serta pernyataan The Fed yaitu satu game changer untuk USD dikarenakan pasar hingga saat ini mustahil untuk seutuhnya percaya pada kenaikan pada suku bunga Fed di bulan Desember serta akan tidak seutuhnya percaya pada dot plot 2018 paling tidak dikarenakan ada ketidakpastian yang cukup besar mengenai kepemimpinan dariThe Fed tahun depan. Kami menjaga pandangan kalau USD butuh lihat stimulus fiskal dalam percepatan inflasi yang besar untuk lakukan rally yang berkepanjangan, ” tegas Manuel Oliveri, ekonom Kredit Agricole Corporate dan Investment Bank.
Disamping itu Karen Jones, salah satu analis teknikal dari Commerzbank, lihat kalau penurunan GBP/USD tempo hari berlangsung karna pasangan itu sudah berjumpa resistance krusial periode menengah di ruang $1,3622/70 hingga menyebabkan tindakan profit-taking.
Jones mengkalkulasi label Elliott Wave yang nyatanya masih tetap tunjukkan GBP/USD tetaplah positif serta bisa bergerak semakin jauh ke utara sesudah berlangsung koreksi ke ruang $1,3267.






