Saham Adidas berhasil mencatatkan rekor paling tinggi pada Kamis 4/5/2017 saat setempat. Rekor tertinggi ini terwujud selesai perusahaan apparel berolahraga asal Jerman itu menginformasikan kenaikan penjualan serta keuntungan pada kuartal pertama. Raihan keuntungan Adidas ini semakin besar dari perkiraan serta melampaui kompetitornya, Nike, terlebih di pasar Amerika Utara serta Cina.
Selesai pernah kalah berkompetisi dengan Nike yang ada di pasar Amerika, Adidas pada akhirnya meluncurkan strategi pemasaran baru di Amerika Serikat. Adidas keluarkan type sepatu lari Boost serta sepatu style retro Superstars. Akhirnya, laba bersih untuk kuartal pertama bertambah kurang lebih 30 % atau kurang lebih 496 juta euro. Sedang tingkat penjualan naik kurang lebih 19 % atau sekitaran 5, 67 miliar euro.
Saham Adidas, yang selalu mengalami trend kenaikan mulai sejak tahun lalu, memanglah pernah terdaftar di angka 188. 95 euro di awal pembukaan bursa saham pada Kamis 5/5/2017 saat setempat. Angka ini jadi rekor sendiri buat Adidas. Nilai ini dapat melampaui rekor yang pernah diraih saham Nike, 184, 95 euro.
Pada bulan Oktober tahun lalu, Chief Executive Adidas, Kaspar Rosted, pernah mengungkap, pada 2017, Adidas pernah membidik penambahan pertumbuhan angka penjualan kurang lebih 11 sampai 13 %. Perkiraan ini telah termasuk juga perhitungan peluang fluktuasi nilai ganti mata uang.
Meski sangat, Rosted mengungkap, Adidas kelihatannya akan tidak meraih target penjualan sampai 10 % di Rusia. Hal semacam ini karena turunnya penjualan yang meraih 10 %. Tetapi, di Rusia, Adidas tetaplah $emkadi satu diantara pemain besar merk apparel olahraga. Sesaat kondisi tidak sama justru berlangsung di pasar Amerika Utara serta Cina.
Penjualan Adidas bertambah jadi 31 % di Amerika Utara serta 30 % di Cina. Angka ini pergi angka penjualan Nike yang ada di kuartal pertama, yang selesai pada akhir Februari silam. Sesuai dengan brand asal Jerman yang lain, Puma, Adidas memanglah memperoleh keuntungan dari strategi pasar yang baru, yakni keluarkan edisi retro serta tak fokus di pasar olahraga bola basket.






