Kurs Rupiah melemah pada Dolar AS, walau pelemahan itu mulai berjalan dalam laju terbatas. Kamis 24Mei siang, nilai ganti Rupiah pada Dolar AS versus Bloomberg telah bergerak naik di tempat 14, 133 per dolar AS dari tempat 14. 192 per dolar AS pada jam 10. 00 WIB.
Namun, surat keterangan kurs Rupiah JISDOR hari ini masih tetap tunjukkan nilai ganti Rupiah di angka Rp14, 205 per dolar AS.
Nyaris Rp14, 200 saja itu telah lebih rendah dari semestinya, bila Rp17, 000 masih belum mungkin. Kami tak ada sasaran spesifik, tapi BI mandatnya yaitu untuk menjaga nilai tukar agar stabil.
Walau nilai ganti Rupiah masih tetap menari diatas Rp14, 000-an, Selasa kemarin, Gubernur BI Agus Martowardojo menepis gosip yang menyebutkan kalau nilai ganti Rupiah dapat hingga Rp17, 000.
Akan tetapi, pelemahan Dolar AS karena dovishnya The Fed tidak banyak mendongkrak Rupiah. Mata uang Garuda melemah dikarenakan ketidakpastian negosiasi perdagangan pada AS serta China.
Kondisi Dolar AS hari ini termasuk melemah pada beberapa besar mata uang mayor. Pasalnya, notulen rapat Bank Sentral AS FOMC dinilai sangat dovish karena menyaratkan toleransi kenaikan inflasi diatas sasaran 2%.
Donald Trump diberitakan menyebutkan rasa tidak puasnya pada hasil negosiasi pada AS serta China, tegas Putu Agus Pransuamitra dari Monex Investindo Futures pada Kontan. Lebih sekali lagi, Trump kembali memajukan proposal bea import, kesempatan ini mengarah bidang import mobil.
Berita seperti ini buat aset safe-haven diburu, serta mata uang komoditas seperti Rupiah juga ditinggalkan. Diluar itu, katalis positif dari mendasar Indonesia sendiri juga masih tetap minim. Atas pertimbangan itu, Putu masih tetap memperkirakan pelemahan Rupiah untuk hari ini di kisaran Rp 14. 160 sampai Rp 14. 225 per dolar AS.






