Salah satu mantan anggota Kongres yang berangkat dari Partai Republik Ron Paul menyebutkan kalau saat bursa Dow meroket serta menembus level 24 ribu, jadi itu tandanya kalau keadaan inflasi di AS juga akan alami penambahan tajam di masa yang akan datang serta dianya terasa cemas.
Paul yang populer karna sikap yg tidak masuk akal saat menyangkut koreksi pasar yang ada di AS atau seringkali mengkritik politik Washington ini tengah menentang pandangan pada The Fed kalau inflasi AS masih tetap rendah karna Paul yakin inflasi adalah distorsi beresiko yang bisa menyebabkan kemunduran kekuatan ekonomi AS paling tidak 50%.
Bahkan Paul pada aat dengan CNBC semalam berfikir kalau terdapat beberapa inflasi dimana meningkatnya yield obligasi AS serta tingginya harga saham tersebut adalah inflasi untuk dianya. Dow seperti kita kenali di Kamis kemarin cetak rekor teratas selama hidup dengan menyentuh level 24 ribu.
Walau sebenarnya The Fed menyebutkan kalau harga tengah ada dibawah 2%, walau perluasan ekonomi berlangsung tetapi hal semacam ini tidak dibarengi dengan naiknya inflasi. Dari keterangan Presiden The Fed cabang New York, William Dudley menyebutkan kalau dianya tidak cemas dengan harga atau inflasi yang melemah.
Minggu kemarin Dudley melemparkan inspirasi kalau The Fed harus juga membuat cryptocurrency seperti bitcoin yang sudah melonjak tajam di sebagian minggu ini. Sesaat pandangan Paul juga memberi informasi kalau kenaikan bitcoin itu juga dapat jadi tanda kalau terdapat beberapa inflasi dari pada yang diakui orang.
Maksud pemakaian bitcoin ini supaya uang yang mengedar di orang-orang tidak lari semua ke pasar saham serta emas.
Tanggapan Paul terkait data inflasi The Fed adalah data yang menyesatkan karna mulai sejak pertengahan bulan kemarin The Fed senantiasa menyebutkan kalau harga barang serta harga komoditas tidak naik, tetapi di bagian beda harga saham selalu melonjak tajam.
Sesuai dengan apa yang kita kenali kalau mulai sejak awal tahun ini, The Fed menyebutkan inflasi masih tetap jauh dibawah targetnya, serta Janet Yellen ini minggu kemarin saat menghadap Kongres juga sudah berlangsung perubahan trend ekonomi AS kalau perluasan ekonomi tengah berlangsung namun keadaan harga masih tetap susah untuk bangkit, hingga The Fed kesusahan menambah suku bunganya.






