
FILE PHOTO: An Australia Dollar note is seen in this illustration photo June 1, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD - SEARCH GLOBAL BUSINESS 3 JULY FOR ALL IMAGES
Pair mata uang dari Aussie, yaitu AUD/USD pada sesi pasar perdagangan kawasan Asia hari Jumat (11/2/2022) bergerak lumayan negatif untuk 2 hari secara berturut imbas dari rilis data inflasi AS untuk bulan Januari yang lebih tinggi dari apa yang telah perkiraan. Aussie ini juga tertekan mendekati posisi area support kuat harian mereka oleh rebound posisi indeks dolar ke paling tertinggi dalam sepekan.
Imbal hasil pada obligasi untuk pemerintah Australia jangka bertenor 10-tahun naik mendekati level tertinggi mereka untuk 35 tahun terakhir di 2,18% karena banyaknya permintaan surat utang pemerintah domestik telah menurun di tengah prospek jumlah suku bunga yang lebih tinggi di negara AS.
AUD/USD Menurun dilatar belakangi keputusan RBA ?
Tingginya data inflasi dari AS telah mengkonfirmasi pihak the Fed AS akan naikkan jumlah suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan Maret dan ada sejumlah harapan juga bahwa pihak RBA atau Reserve Bank of Australia dapat menaikkan tingkat suku bunga tahun ini.
Pada pekan lalu, pihak dari RBA atau Reserve Bank of Australia telah merevisi prospek sejumlah resiko tingkat inflasi yang berpotensi naik tajam, tetapi masih berjanji untuk tetap sabar sebelum memulai untuk menaikkan jumlah suku bunga dikarenakan mencari jalan pemulihan yang lumayan solid dalam beberapa prospek data untuk pekerjaan dan jumlah tingkat upah.
Indeks dari mata uang dolar yang menunjukkan kekuatan asli mata uang dolar AS terhadap banyak mata uang rival utamanya di pasar uang Asia bergerak cukup menguat terhadap sebagian besar dari rival utamanya setelah berhasil rebound merespon laporan data inflasi dari Amerika Serikat pada bulan Januari naik lebih dari yang telah diharapkan.
Dan telah berhasil meningkatkan sejumlah ekspektasi dari seluruh dunia bahwa pihak Federal Reserve atau the Fed akan menaikkan jumlah suku bunga mereka sebesar 50 basis poin (bps) pada bulan Maret nanti yang akan datang.
Secara analisa teknikal menurut sebagian besar analis pair mata uang Aussie dolar terhadap dolar AS atau AUD/USD telah melemah, pair yang kini berada pada posisi di titik harga 0.7135 sedang berusaha meluncur ke bawah area support terdekatnya. Namun jika mampu berbalik arah dan break out akan naik ke posisi pivot sebelum mendaki ke area resistance terdekatnya.





