Pada awal Juni 2018, NordFX mengeluarkan service trading dan investasi baru, yang memungkinkan trader untuk nikmati manfaat yang lain di samping bertindak jadi investor dan atau manager akun RAMM mereka.
RAMM Risk Allocation Management Tipe adalah tipe investasi baru dan tidak tertandingi berdasarkan pada prinsip manajemen risiko modern.
Produk ini menggabungkan feature-fitur paling baik dari akun PAMM dan service menyalin sinyal dengan otomatis Copy Trading, memiliki beberapa kelebihan dan sisi yang tidak sama.

Service ini memungkinkan beberapa trader untuk dengan bersamaan kerjakan hal itu dari hanya satu akun RAMM:
Berinvestasi dalam beberapa strategi trading, dengan otomatis menyalin sinyal trading dari satu atau beberapa manager RAMM, membuat strategi trading yang dipersonalisasi, dimana trader akan bertindak jadi manager RAMM.
Dengan demikian, bukan hanya trading sesuai dengan umum di fundamen MetaTrader 4, klien NordFX dapat amankan dua sumber pendapatan tambahan, dengan kerjakan fungsi itu saat yang bersamaan:
Perbedaan penting lainnya pada RAMM dengan produk sama lainnya adalah keamanan dana investor. Dalam RAMM, investor pastikan tingkat perlindungan modal itu.
Jika penarikan sampai tingkat detil, trading pada akun dengan otomatis stop. Oleh karena itu, kekhawatiran bila uang dapat hilang sebab kesalahan manager telah dihilangkan. Kontrol risiko sepenuhnya dengan otomatis.
Masing-masing klien NordFX dapat membuka akun RAMM. Deposit minimum USD50 diperlukan jadi seorang manager, dan deposit minimum USD10 diperlukan jadi investor.
Trading dengan leverage sampai 1 : 1000 bisa untuk semua instrumen perdagangan termasuk 33 pasangan mata uang, 6 pasang mata uang kripto, emas, dan perak.
Anda bisa mendapatkan informasi lebih detail tentang service RAMM di halaman yang sesuai di web situs kami dan di Kabinet Perdagangan NordFX.
Broker XM Tidak Aktifkan Trading Mata Uang Kripto

Pada tanggal 6 Juli 2018, broker XM jadi diantaranya penyuplai service trading mata uang kripto tempatkan informasi demikian penting pada halaman resmi mereka.
Informasi itu menjelaskan bila trading mata uang kripto yang meliputi BTCUSD, DSHUSD, ETHUSD, LTCUSD serta XRPUSD tidak diaktifkan untuk sesaat, sebab beberapa hal yang berjalan pada perkembangan pasar kripto.
Broker yang berdiri di bawah naungan XM Global Limited menjelaskan alasan dari pengambilan ketentuan itu salah satunya sebab:
Mundurnya faksi penyuplai likuiditas itu tidak searah dengan manajemen peluang broker XM dalam membuat perlindungan keperluan klien dan perusahaan.
Broker XM kuatir atas volatilitas tinggi yang menyebabkan harga uang kripto. Keadaan ini diimbangi oleh spread yang melebar dan permasalahan dalam trading.
Berkaitan mengenai trading forex dengan CFD mata uang kripto, survey mewah dari FinanceMagnates menghasilkan penemuan bila lebih dari 90% trader forex lebih pilih untuk masih bertransaksi pada pair mata uang konservatif dibandingkan dengan mata uang kripto.
Beberapa trader forex pahami bila dibalik kekuatan ROI yang tinggi pada trading CFD mata uang kripto, peluang volatilitas yang besar sekali mengawasi mereka.
Walaupun hype mata uang kripto banyak digembar-gemborkan, hanya 20. 53% responden dari FinanceMagnates yang tertarik untuk geser dari trading forex.
Beberapa 64. 96% trader menjelaskan bila mereka betul-betul tidak tertarik dengan trading mata uang kripto, 4. 11% trader sudah berupaya untuk kerjakan trading CFD mata uang kripto, dan 10. 41% trader lainnya berasa tidaklah yakini apa mereka akan coba trading mata uang kripto.






