Beranda Analisa Forex Powell Klaim Trend Suku Bunga Negatif Gagal Untuk AS

Powell Klaim Trend Suku Bunga Negatif Gagal Untuk AS

573
0

The Fed masih ogah mengaplikasikan kebijaksanaan suku bunga negatif seperti keinginan Donald Trump.

Ketua The Fed Jerome Powell memperjelas kebijaksanaan suku bunga negatif tidak cocok untuk ekonomi Amerika Serikat AS.

Menurut Powell, dengan perkembangan ekonomi AS yang sedang berjalan, pasar tenaga kerja yang kuat serta inflasi konstan, suku bunga negatif bukan kebijaksanaan yang cocok. Penegasan Powell ini dikatakan di muka Kongres AS.

Ini adalah pemulihan yang benar-benar lamban, tapi sudah berjalan lama, tegas Powell menjawab pertanyataan Ted Cruz seperti dikutip Reuters, hari Rabu 13/11 waktu AS.

Trump sudah berkali-kali mengatakan supaya The Fed turunkan suku bunga. Suku bunga negatif pasti tidak sesuai dengan di lingkungan sekarang.

Powell menyikapi pertanyaan mengenai kenapa beberapa negara Eropa pada intinya bisa kenakan pajak pada pemegang obligasi dengan membayar kembali kurang dari yang dipinjam.

Ekonomi AS ada dalam tempat yang kuat. Kami mempunyai perkembangan, kami mempunyai bidang customer yang kuat, kami mempunyai inflasi.

Anda condong lihat tingkat negatif di ekonomi yang semakin besar seperti waktu perkembangan benar-benar rendah serta inflasi cukup rendah. Itu tidak berlangsung di sini, tuturnya.

Ia menjelaskan, efek dari 3 kali pemotongan suku bunga di tahun ini akan seutuhnya dirasa untuk memberi dukungan pengeluaran rumah tangga serta usaha.

Serta ini akan biarkan bank sentra peluang berhenti meggunting bunga , terkecuali bila ada pergantian material dalam prospek ekonomi.

Investor membaca ini jika peluang suku bunga akan ditahan sampai akhir tahun kedepan.

Kami lihat sikap kebijaksanaan moneter sekarang condong masih sesuai pandangan kami mengenai perkembangan ekonomi moderat, naiknya pasar tenaga kerja, serta inflasi dekati arah 2% simetris kami, tegas Powell.

Bukan kesempatan ini saja Trump minta The Fed memotong bunga sampai ke teritori negatif.

Pada bulan September 2019 lalu, Trump telah menekan The Fed untuk mengaplikasikan kebijaksanaan ini.

Dengan tingkat bunga negatif akan mengirit uang pemerintah khususnya utang pemerintah, terhitung account agunan sosial yang sudah sampai rekor US$ 22 triliun.

Suku bunga negatif sebenarnya satu langkah yang dengan malas dipakai bank sentra di dunia untuk melawan perkembangan ekonomi yang lemah sebab beresiko memberi hukuman beberapa penabung serta bank.

Tetapi, untuk beberapa negara dengan inflasi rendah akut seperti Eropa serta Jepang, suku bunga negatif jadi pilihan lebih menarik buat beberapa bank sentra untuk hadapi kenaikan yang tidak diharapkan dalam mata uang mereka.

BOJ, contohnya, mengambil suku bunga negatif pada Januari 2016, sejumlah besar untuk menangkis lonjakan yen yang tidak disenangi sebab akan mendesak ekonomi Jepang yang tergantung pada export.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses