Beranda Analisa Forex Poundsterling Tertekan Bersamaan Bertambahnya Data Negatif

Poundsterling Tertekan Bersamaan Bertambahnya Data Negatif

565
0

Pasangan mata uang GBP/USD sudah turun berturut-turut semasa empat hari paling akhir, serta diprediksikan akan makin bearish. Data GDP Inggris tempo hari lebih bagus dari harapan dalam pangkal kuartalan serta tahunan.

Tampilkan perubahan semakin lebih jelek dalam pangkal bulanan untuk akibatnya karena pemberlakukan lockdown nasional. Ini dan faktor-faktor lain jadi sumber pesimisme pasar pada Poundsterling.

Publikasi laporan GDP Inggris di hari Rabu memperlihatkan perkembangan -2.0 % Quarter-over-Quarter pada kuartal pertama tahun 2020, rekor paling buruk semenjak kuartal paling akhir tahun 2008.

Perkembangan GDP tahunan juga longsor jadi -1.6 %, walau data lebih bagus daripada perkiraan pasar yang dibanderol pada -2.1 %.

Makin jelek lagi, perkembangan GDP bulanan pada Maret tertera -5.8 %, atau paling jelek semenjak pendataan data diawali di tahun 1997.

Dengan menimbang perekonomian tumbuh dengan pergerakan kuartalan seputar 0.1 % sebelum lockdown, launching ini hari mengimplikasikan jika kesibukan ekonomi sesudah lockdown yang diresmikan pada 23 Maret sudah turun mencolok 21 %.

Hal tersebut menyaratkan forecast kami untuk kontraksi 20 % m/m atau seputar itu pada GDP April dapat jadi betul serta penukuran ini mengisyaratkan jika April peluang jadi titik paling rendah,  kata Ruth Gregory dari Capital Economics.

Perbankan investasi terpenting Kredit Suisse belakangan ini memberitahukan beberapa klien-nya jika mereka yakini Pound termasuk juga salah satunya mata uang mayor yang sangat ringkih.

Faktanya sebab gabungan dari kebijaksanaan Bank of England BoE, lockdown domestik berkaitan COVID-19, dan bertambahnya kegundahan pada negosiasi brexit.

Kredit Suisse mensinyalir BoE akan melakukan program pembelian obligasi dalam rasio besar sekali untuk menyeimbangi keperluan dana pemerintah untuk membendung dampak ekonomi dari kritis virus Corona.

Di lain sisi, belumlah ada kepastian mengenai perkembangan apa saja dari meja perundingan brexit di antara Inggris serta Uni Eropa.

Di hari Selasa, Deputi Gubernur BoE Ben Broadbent sudah menjelaskan jika bank sentra siap melakukan apa untuk jaga kestabilan pasar serta perekonomian.

Mengejar tanggapan itu, harapan konsensus memprediksi BoE akan memberitahukan peningkatan program pembelian asset sampai GBP200 Miliar di pertemuan bulan Juni.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses