Pasangan GBP/USD mengalami penurunan sebesar 0.5 % ke posisi 1.3020-an ke sesion New York ini hari 23/10, sedang EUR/GBP naik lebih dari 0.6 % ke posisi 0.9090.
Beberapa data ekonomi Inggris yang dikeluarkan pada sesion Eropa memperlihatkan pemulihan yang seret karena pembatasan kegiatan ekonomi dalam rencana membendung penebaran wabah COVID-19 di sejumlah kota.
UK Office for National Statistics memberikan laporan pemasaran Ritel mengalami peningkatan sebesar 1.5 % Month-over-Month pada bulan September, jauh semakin tinggi dibandingkan perkiraan yang mencapai 0.4 %. Tetapi, ada indikator jika pemulihan ini mulai kehilangan momen.
Pemasaran produk mulai dari bahan bakar, perlengkapan, musik, serta video yang menunjukkan lebih rendah dibandingkan tingkat penjualannya pra-pandemi.
Pemasaran makanan mulai mundur sesudah pernah mencapai puncak karena bantuan pemerintahan beberapa lalu. Data ONS memperlihatkan sebesar 17 % perusahaan di bidang jasa makanan serta fasilitas menurut mereka ada dalam indikasi bangkrut secara permanen pada bulan Oktober.
Deskripsi yang semakin besar menurut kami sebagai perkiraan dari pemulihan akan macet ke kuartal ke-4 serta pembatasan tambahan berkaitan COVID-19 dapat dengan mudah menyebabkan berbelanja customer membalik beberapa peningkatan yang sudah terwujud semenjak April, tegas Thomas Pugh.
Dari hasil survey preliminer untuk PMI memasuki Oktober jauh dari harapan. Hasil PMI untuk bagian jasa mundur dari posisi 56.1 ke 52.3, walau sebenarnya awalnya diperkirakan hanya akan mengalami penurunan sampai posisi 55.0.
PMI untuk bagian manufacturing terevisi dari posisi 54.1 ke 53.3. Beberapa analisa bahkan juga mensinyalir hasil Dari PMI dalam beberapa minggu yang akan datang mempunyai potensi jatuh ke posisi 50.0, batas yang memisahkan situasi kontraksi serta pengembangan.
PMI mengisyaratkan Anda jangan begitu fous pada peningkatan pemasaran ritel pada bulan September yang dikeluarkan lebih cepat, tegas Paul Dales.
PMI sediakan signal lebih bagus mengenai aktifitas perekonomian secara keseluruhan. Disamping itu, trader serta investor masih menunggu berita baik dari pembicaraan dagang pasca-brexit.
Beberapa negosiator Inggris serta Uni Eropa lagi membahas beberapa masalah yang polemis dari mulai hak penangkapan ikan yang terjadi perairan Inggris serta ketentuan antara ke-2 faksi, dengan keinginan akan meraih persetujuan yang lamban memasuki pertengahan bulan depan.






