Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pound Sterling Roboh Saat Informasi BoE

Pound Sterling Roboh Saat Informasi BoE

390
0

Pasangan mata uang GBP/USD roboh lebih dari 0.4 % ke range 1.3900-an di awal sesion New York ini hari 24/6/2021.

Bank sentra Inggris BoE mengatakan tidak ingin cepat-cepat meningkatkan suku bunga, hingga pound menurun pada bermacam mata uang mayor lain, terhitung euro dan yen Jepang yang notabene mempunyai outlook suku bunga lebih bearish.

Semua anggota Komite Peraturan Moneter MPC di pertemuan BoE ini hari memutuskan untuk menjaga suku bunga di level 0.10 %. Sebagian besar anggota setuju untuk menjaga program Quantitative Easing, terkecuali Andy Haldane yang merekomendasikan untuk kurangi rasio QE sebesar GBP50 miliar.

Aktor pasar menyorot bukti jika tidak ada anggota MPC selainnya Haldane yang tertarik untuk meningkatkan suku bunga bisa lebih cepat. Ini memacu kekesalan dan tindakan jual pada pound sterling.

Bacaan pertama BoE terlihat cukup dovish. Tidak ada anggota MPC yang lain tergabung dengan Haldane dalam mengimbau untuk keluar dari Quantitative Easing lebih awal.

MPC memandang inflasi cuman sementara dan menyaratkan tidak cepat-cepat untuk mengetatkan keadaan moneter. Mereka bersimpangan dengan suara The Fed di sini.

Nampaknya tidak lumayan bagus untuk bullish GBP dan dapat menyebabkan pelarian dari status long, ungkapkan Viraj Patel, ahli taktik makro global dari Vanda Research.

Analisa Teknikal GBP/USD

Pasangan GBP/USD masih juga dalam babak revisi ke bawah dan kestabilan di bawah level 1.4000 masih memberikan dukungan kendalian bearish dan siap untuk menguji level dukungan yang semakin kuat, yang paling dekat dengannya sekarang ini ialah 1.3850, 1.3800 dan 1.3735 , semasing.

Keperluan untuk tembus level resistance 1.4130 misi itu sesuai performa pasangan mata uang pada rangka waktu harian.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses