Dalam perdagangan Pound sterling harus tergelincir pada dolar AS yang lebih kuat untuk hari Senin tetapi naik pada euro, dengan beberapa investor memusatkan kepada target dalam pertemuan puncak di Brussels, dimana Perdana Menteri Inggris Theresa May mengharapkan bisa memecahkan kebuntuan dalam perbincangan Brexit dengan tawaran perjanjian perpisahan baru.
Waktu makan siang dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker serta negosiator Brexit Uni Eropa Michel Barnier, May juga akan coba membujuk mereka untuk mulai diskusi tentang satu kesepakatan perdagangan baru serta perjanjian transisi dua tahun.
Petinggi serta diplomat Uni Eropa menyebutkan kalau mereka makin yakin satu perjanjian bisa dicapai serta demikian halnya investor, sekian menurut satu telaah pendapat Reuters pada minggu kemarin yang temukan beberapa ekonom yakin kalau kesempatan Brexit yang kacau sudah alami penurunan sepanjang satu bulan paling akhir.
Optimisme itu mendorong pound sterling ke tempat teratas enam bulan pada basis perdagangan yang masih tertimbang di minggu kemarin serta teratas dalam dua bulan pada dolar AS di $1, 3550.
Beberapa spekulan juga beli kembali pound sterling untuk satu minggu sampai Selasa kemarin, sekian data CFTC tunjukkan pada hari Jumat, dengan tempat bergerak ke lokasi positif, yang mencerminkan semakin banyak pertaruhan kalau pound sterling juga akan menguat untuk pertama kalinya mulai sejak bulan Oktober.
” Tanda yang kuat bisa keluar akhir-akhir ini tentang apakah beberapa perunding Uni Eropa mereferensikan pada beberapa pemimpin Uni Eropa kalau perundingan Brexit mesti berpindah ke Step II.
Kami fikir pound sterling bisa makin unggul, tetapi lebih pilih kenaikannya lawan euro atau yen, ” kata paka taktik mata uang ING Chris Turner.
Sedangkan pound sterling turun ke $1, 3419 untuk hari Senin, menurun 0, 5 %. Pada euro, pound sterling 0, 1 % lebih kuat di 88, 27 pence.
Pada jam 16. 30 WIB, pound sterling kian menanjak sekali lagi sesudah Construction PMI bergerak naik dari 50, 8 ke 53, 1, diatas perkiraan beberapa ekonom sebesar 51, 2.






