Pasangan GBPUSD dalam perdagangan hari ini melesat hampir 1% dari angka 1.2900 sampai 1.3060 memasuki session New York hari ini.
Poundsterling kuat terhadap sejumlah mata uang utama pesaingnya, terutama terhadap euro.
Perhatian tertuju pada timbulnya kisi-kisi jika Inggris tidak menghentikan perundingan pasca brexit dengan UE hanya sepihak untuk bulan ini.
Awal minggu ini, kurs poundsterling pernah terpurk karena banyak ahli memandang persetujuan dagang antara Inggris Uni-Eropa tidak akan betul-betul terwujud dalam acara KTT UE yang akan berlangsung hari Kamis sampai Jumat.
Meskipun PM Inggris telah mengumumkan akan move on dari pembicaraan apabila persetujuan tidak tercapai pada 15 Oktober 2020.
Masih belumlah ada perkembangan berarti dalam pembicaraan, mengingat KTT Uni Eropa yang akan akan dibuka besok.
Tetapi, Bloomberg memberikan laporan Johnson berbeda pemikiran. Sesuai keterangan orang dalam yang terkait dengan perundingan tersebut menjelaskan Johnson akan membuat keputusan untuk akhiri perundingan sesudah meeting berakhir.
Poundsterling bergerak naik setelah rilis infromasi tersebut, sebab aktor pasar memandang deadline brexit gagal disodorkan ke tanggal 15 Oktober.
Meskipun begitu, keinginan untuk terwujudnya persetujuan masih dibayang-bayangi ketidakpastian yang rumit. Banyak rumor penting yang belum teratasi, terutamanya mengenai hak penangkapan ikan yang terjadi di perairan Inggris.
Seperti terjadi dalam waktu sebelumnya, kapan juga intimidasi brexit diundur semakin jauh waktu disepakati. Pound semakin menunjukkan pemulihan, tutur Valentin Marinov.
Walau ini tidak meniadakan beberapa ketidakpastian brexit yang masih belum jelas di atas pound, berita ini akan membuat pound sedikit lebih lega dengan beberapa investor sekarang fokus memperhitungkan inovasi memasuki perundingan bulan depan.
Mata uang tersebut masih tetap akan belum stabil oleh isu sekitar perundingan pasca-brexit yang sama. Berita apa saja yang tingkatkan kenaikan dan tercapainya persetujuan akan mengangkat pound, meskipun pesimisme masih mendesak pound.






