Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental PMI Non-Manufaktur Naik, Dollar Tergelincir

PMI Non-Manufaktur Naik, Dollar Tergelincir

722
0

DXY turun sebesar 0.7 % keposisi 92.56 kembali pada perdagangan session New York hari ini 5/8.

Publikasi laporan ADP Employment Change yang menyedihkan makin memprihatinkan pasar, walau data ISM Non-manufacturing PMI melewati harapan. Investor serta trader memulai menyorot peluang suku bunga The Fed dirubah jadi negative.

Laporan ADP Employment Change memperlihatkan bertambahnya pekerjaan di bidang non-pertanian sekitar 167k saja pada bulan Juli.

Angka itu semakin lebih rendah dari perkiraan awal yang sebesar 1.5 juta atau perolehan 4.3 juta pada era sebelumnya.

Ini mengisyaratkan makin berkurang pengangguran yang sukses mendapatkan pekerjaan kembali, walau sebenarnya budget pemerintah untuk tunjangan buat pengangguran karena COVID-19 telah berakhir pada minggu kemarin.

Institute for Suplai Management ISM memberikan laporan hasil survey untuk bagian non-manufaktur memperlihatkan peningkatan kesibukan ekonomi, dengan score naik dari 57.1 jadi 58.1 pada bulan Juli.

Prestasi ini melebihi harapan yang cuma sebesar 55.0, sekaligus juga mengisyaratkan pemulihan berkepanjangan dalam bagian layanan AS. Tetapi analis justru mengkritik laporan itu.

Indeks ISM Non-manufaktur memperlihatkan jika perekonomian AS dapat jadi masih ada dalam pergerakan naik memasuki bulan Juli, tidak sama dengan tanda berfrekuensi tinggi lain yang diterima akhir-akhir ini, tegas Katherine Judge.

Seorang ekonom dari CIBC Capital Markets, Tapi penting untuk dikenang jika survey ini dapat jadi mencerminkan jawaban yang diantar pada awal bulan, serta karena itu data kesibukan usaha tidak mencerminkan kemerosotan yang berlangsung pada hari-hari selanjutnya.

Untuk laporan Data sub-indeks ketenagakerjaan yang menyedihkan  adalah bukti lain jika pemulihan cukup riskan.

Data-data ini menguatkan kecemasan pasar pada potensial pemulihan ekonomi AS. Ditambah lagi beberapa petinggi The Fed belakangan ini mulai menyarankan supaya dikeluarkan ekspansi kebijaksanaan moneter selanjutnya.

Aktor pasar mulai pesimis jika perekonomian dapat meneruskan pemulihan tanpa ada suport tambahan dari The Fed atau rangsangan fiskal penambahan dari pemerintah.

Bahasan rangsangan penambahan pemerintah masih terjerat dalam perselisihan antar partai pada parlemen AS dengan hasil susah diperkirakan.

Pilihan lain berbentuk implikasi suku bunga The Fed ultra rendah atau serta negatif, mempunyai potensi makin mendesak nilai tukar dollar AS.

Kemarin malam, Presiden Fed San Fransisco, Mary Daly, menjelaskan jika perekonomian AS akan memerlukan suport penambahan semakin lama.

Hal tersebut membuat kontrak Fed Funds Futures naik serta makin mempertimbangkan suku bunga The Fed negatif untuk periode musim panas 2021 sampai musim panas 2022, tegas Chris Turner dari ING.

Beberapa petinggi AS vs China akan bertemu pada 15 Agustus untuk mengevaluasi persetujuan dagang Babak Satu, serta penguatan Renminbi dapat jadi memperlunak dialog itu.

DXY peluang masuk masa tenggang 92.50-94.00, tapi simpatisan pasar bisa jadi menjaga sudut pandang jual dollar waktu reli.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses