Perkembangan perusahaan jasa di Inggris pada bulan Juli terdaftar melambat lebih jelek dari harapan. Laporan ini muncul Jumat 03/Agustus sore, sesudah naiknya suku bunga Bank of England BoE kemarin.
PMI Inggris Juli Menurun
Hasil survey IHS Markit/CIPS untuk Purchasing Managers Index PMI Bidang Jasa Inggris, menurun ke posisi rendah tiga bulan di 53.5 bulan Juli. Yang sebelumnya, data itu terdaftar di 55. 1.
Meskipun masih ada diatas posisi 50, yang berarti masih tetap perluasan, tapi angka ini lebih rendah dari harapan beberapa ekonom di 54. 7.
Bidang jasa kembali melambat pada bulan Juli, karena kegiatan perkembangan yang kehilangan momentum untuk kali pertamanya semenjak awal musim semi, kata Team Moore, Associate Director di IHS Markit.
Beberapa perusahaan yang disurvei mengakui jika penurunan kegiatan mereka kesempatan ini disebabkan oleh serangan udara panas serta demam Piala Dunia.
Karena itu, beberapa customer tidak memakai jasa mereka. Sesaat beberapa yang lain memprediksi jika ketidakpastian akan Brexit dikit banyak memberi dampak.
Naiknya Suku Bunga BoE Dipertanyakan
Hasil survey itu memunculkan sinyal bertanya pada kebijakan Rate Hike BoE kemarin. Dalam pengakuannya, bank sentra Inggris itu menyampaikan jika ekonomi Inggris sudah mendapatkan momentum pemulihan selepas cuaca jelek di awalnya tahun kemarin.
Walau sebenarnya, BoE pasti sudah tahu hasil PMI Jasa ini sebelumnya, karena mereka tetap memintanya menjadi pertimbangan kebijakan.
Beberapa grup perusahaan bahkan juga sudah melayangkan masukan akan ketetapan Carney serta rekan-rekannya itu, serta Indeks PMI Jasa sore hari ini punmenambah kecemasan mereka.
GBP/USD Masih tetap Di Posisi Rendah
Menyusul laporan itu, Poundsterling malah hentikan pelemahannya pada Dolar AS. Akan tetapi keseluruhannya, GBP/USD masih diperjualbelikan di posisi rendah yang sempat terwujud pada tanggal 20 Juli, yaitu di posisi 1. 3033.






