Pasangan GBP/USD melejit seputar 3 % dalam tempo dua hari paling akhir sampai menempati di rata-rata 1.2615 mendekati akhir session Eropa 11/10.
Tempat ini adalah yang paling tinggi semenjak awal bulan Juli kemarin. Pound kuat cepat, sebab Inggris serta Irlandia menyaratkan prospek tercapainya persetujuan brexit dalam tempo dekat.
Pejabat Uni Eropa optimis pada peluang penyelesaian negosiasi brexit sebelum deadline akhir bulan ini.
PM Inggris Boris Johnson serta PM Irlandia Leo Varadkar tempo hari lakukan pertemuan tertutup di Liverpool.
Selesai pertemuan itu, kedua-duanya mengemukakan gabung pernyataan bersuara positif dan referensi jika Inggris serta Uni Eropa dapat sampai persetujuan brexit sebelum deadline 31 Oktober.
Persetujuan di antara Inggris serta Irlandia ini dipandang benar-benar penting oleh aktor pasar, hingga bursa saham melejit serta banyak faksi meniadakan referensi untuk jual Pound.
Kami tidak dapat mengungat kapan juga dalam proses brexit tahun kemarin dimana pemerintah Irlandia mengutarakan harapan sampai selama ini, tutur Oliver Harley serta George Saravelos, ahli taktik dari Deutsche Bank. Mereka memberikan tambahan, Kami tidak negatif pada Pound.
Presiden European Council, Donald Tusk, menjelaskan jika dia sudah terima sinyal menjanjikan mengenai peluang tercapainya persetujuan brexit dengan Inggris.
Pertemuan di antara Michel Barnier serta Stephen Barclay, dua negosiator top untuk permasalahan brexit dari Uni Eropa serta Inggris, diberitakan sudah berjalan konstruktif.
Inggris belum ajukan satu proposal yang sesuai kenyataan serta bisa ditangani. Tetapi saya sudah terima signal menjanjikan dari Taoiseach Leo Varadkar jika satu persetujuan itu sangat mungkin untuk diraih.
Serta kesempatan paling sempit juga harus digunakan. Satu ‘No-Deal Brexit’ tidak pernah jadi pilihan Uni Eropa, tutur Tusk dalam komentar lewat account Twitter-nya.
Dalam komentarnya, Tusk memperingatkan Inggris belum ajukan proposal nyata. Tetapi, narasumber yang diambil oleh Bloomberg menjelaskan jika Barnier telah mereferensikan supaya negosiasi masuk proses dimana kedua pihak mulai membahas teks legal dengan rahasia.
Beberapa faktor ini memberi dukungan penambahan tindakan beli Pound pada beragam mata uang mayor lain, walau beberapa analis memeringatkan supaya masih waspada hadapi pergantian kondisi ke depan.






