Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pertemuan Biden-Putin Menopang Euro, Yen Jepang Mampu Atasi Dolar AS

Pertemuan Biden-Putin Menopang Euro, Yen Jepang Mampu Atasi Dolar AS

533
0
A generic image shows a one euro coin alongside a British pound ensignia in London in this file photo taken on May 26, 2003.

 

 

Mata uang Euro mulai sedikit terangkat di awal perdagangan sesi Asia setelah pihak dari kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada seluruh prinsipnya telah sepakat untuk mencoba mengadakan pertemuan paling  puncak tentang krisis di Ukraina.

 

Pasar untuk mata uang juga memulai minggu dengan hati-hati sembari mengamati sejumlah ketegangan yang terjadi di Eropa timur, dengan safe-haven mata uang yen tidak jauh dari puncak tertinggi dua minggu terakhir.

 

Mata uang Yen kehilangan sedikit kekuatannya pada dolar AS setelah pengumuman itu keluar, yang dimana muncul setelah seminggu ketegangan yang meningkat didorong oleh sejumlah pembangunan militer pihak Rusia di seluruh perbatasan Ukraina.

 

Pergerakan sebagian besar dipengaruhi sentimen risiko

Terpantau untuk mata uang Euro 0,39% lebih tinggi pada titik harga  $ 1,13640 sementara yen Jepang berada di kisaran 114,95 per dolar. yen sendiri mencoba menghentikan pergerakan sebelumnya yang mana menuju level terendah dalam dua minggu terakhir di 114,78 yang mampu disentuh pada hari Jumat.

 

Secara umum, pergerakan sebagian besar mata uang sejalan dengan pergerakan sentimen tingkat risiko di seluruh kelas aset. Saham berjangka untuk  AS telah tergelincir di awal perdagangan pada hari Senin lalu, sebelum berubah menjadi  positif setelah ditopang berita tentang kemungkinan KTT.

 

Selain situasi di kawasan Eropa timur, pasar mata uang juga masih tetap berkonsentrasi pada kebijakan dari pihak bank sentral, dengan perbedaan dalam hal kecepatan dan ukuran kenaikan jumlah suku bunga pasar yang berbeda sebagai faktor paling utama.

 

Karena itu pasar akan mencoba mengamati dengan cermat serangkaian pernyataan publik dari para pembuat kebijakan pihak Federal Reserve AS minggu ini untuk mendapat sejumlahpetunjuk apakah kenaikan suku bunga sebesar  50 basis poin dapat terjadi.

 

Terpantau untuk mata uang Pound naik sebesar 0,25% di harga $ 1,36202 di tengah kisaran baru-baru ini, diberikan beberapa sejumlah dukungan oleh ekspektasi kenaikan jumlah suku bunga lain pada pertemuan pihak Bank of England pada bulan Maret nanti, meskipun mungkin dibebani oleh ketegangan konflik geopolitik Rusia-Ukraina.

 

Sejumlah analis memperkirakan untuk pasar mata uang akan terus mencermati perkembangan dari memanasnya ketegangan konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina, yang jika mampu kembali meningkat, maka akan dapat menguatkan aset atau mata uang safe haven termasuk dolar AS.  Sehingga memengaruhi harga Euro.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses