
Pair mata uang dolar AS terhadap Yen Jepang atau USD/JPY pada perdagangan sesi Eropa hari Senin (21/2/2022) bergerak secara negatif di area supportnya setelah sempat melaju naik di tengah meredanya sejumlah permintaan aset safe haven. Yen sendiri sedang berusaha mendaki ke posisi tertinggi dalam sebulan terakhir yang melanjutkan trend bullish pada pekan lalu.
Permintaan untuk sejumlah aset yang safe-haven pada mata uang akhirnya mampu sedikit mereda setelah presiden dari AS Joe Biden pada prinsipnya akhirnya menerima untuk pertemuan puncak dengan pihak Rusia Vladimir Putin demi mengurangi tingginya ketegangan sementara konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina.
Sentimen Positip Yen Jepang Dibantu Melambatnya Tingkat Inflasi
Sementara itu, untuk tingkat inflasi inti di negara Jepang dilaporkan mulai melambat menjadi sebesar 0,2% pada bulan Januari lalu. Data tersebut ternyata cukup jauh dari ekspektasi di awal dan tetap jauh di bawah target yang telah ditentukan dari pihak bank sentral.
Seorang Anggota dewan Bank of Japan, yaitu Toyoaki Nakamura, pada saat baru-baru ini telah menegaskan kembali bahwa pihak dari Bank of Japan atau BOJ akan mencoba mempertahankan sejumlah kebijakan moneter ultra-longgar guna demi mendukung proses dari pemulihan ekonomi dan mencapai target inflasi sebesar 2%.
Indeks dari mata uang dolar yang menunjukkan kekuatan asli dari dolar AS terhadap banyak rival-rival utamanya di pasar uang bagian Eropa merosot setelah mampu menguat perlahan 2 hari terakhir di sesi global sebelumnya.
Hal tersebut pun terjadi dalam sejumlah banyaknya pergerakan sideways di antara seluruh para investor yang mampu mencermati proses perkembangan untuk tensi dari konflik geopolitik militer antara Ukraina – Rusia serta juga berharap adanya pertemuan untuk tingkat tinggi.
Dengan bergeraknya dolar AS secara negatip ini, membuat beberapa mata uang rivalnya bergerak positip. Contohnya seperti Euro dan tentunya Yen. Yen sendiri memiliki potensi besar untuk mendaki ketinggian yang lebih tinggi secara tehknikal.
Untuk secara teknikal menurut sebagian besar analisis, pair mata uang dolar as terhadap Yen Jepang akan mulai melemah, dan kini pair tersebut alhasi berada di posisi harga 114.85. Yang dimana sekarang sedang berusaha mendaki kembali ke posisi titik 115.11 dan jika tembus naik ke area resisten kuatnya di 115.27 – 115.58. Namun jika ternyata merosot ke posisi harga 114.80 pastinya akan turun ke area support kuat di kisaran 114.76 – 114.48





