Manajer hedge fund paling besar didunia, Ray Dalio memberikan tuduhan dari pernyataan Steven Mnuchin supaya dolar melemah adalah satu perbuatan licik yang memiliki kandungan satu penyelamatan agenda pajak yang tersembunyi hingga tempat itu meneror pemulihan ekonomi.
Sebagai pemimpin dari Bridgewater Associates itu menyebutkan kalau mata uang yang lunak untuk AS sebenarnya begitu tidak diperlukan sekarang ini.
Dalio melukiskan dolar yang lemah jadi pajak tersembunyi untuk beberapa orang yang memegang aset yang mayoritas dolar serta keuntungan untuk mereka yang mempunyai keharusan berbentuk mata uang dolar AS.
Berarti kalau berkurangnya nilai greenback jadi juga akan buat utang AS tampak realtif lebih murah, hingga hal semacam ini buat perusahaan tidak beli obligasi serta menolong pemerintah tetaplah jalan.
Semakin khusus sekali lagi Dalio menyebutkan kalau dolar yang melemah juga akan kurangi pembelian dari semua dunia, mendevaluasi hutang serta melukai investor asing, memberi kekayaan kertas pada pemegang aset AS dari sejulah investor saham AS, tingkatkan inflasi serta tingkatkan produktivitas dalam negeri.
Dalio mengutamakan kalau semuanya sebenarnya bukanlah keperluan ekonomi AS serta bukanlah adalah pilihan paling baik.
Dalio memperingatkan AS kalau kepemilikan dolar dari pihak asing sangat besar hingga harusnya pemerintah AS melindungi nilainya supaya selalu memperoleh keyakinan investor asing. Menurut dia ini dapat beresiko dimana obligasi dolar AS tidak tampak menarik serta kemelut perdagangan dengan creditor dolar juga akan bertambah.
Tadi malam Mnuchin cobalah untuk menguraikan tempatnya serta mencatat kalau pemerintah AS mensupport dolar yang kuat dalam periode panjang. Tetapi dolar sudah turun lebih dari 11% sepanjang 12 bulan paling akhir. Presiden Trump sendiri menyebutkan kalau dolar AS yang lemah tambah baik untuk ekonomi AS pada sekarang ini, tetapi semalam dianya masih tetap menginginkan dolar lebih kuat.
Bahkan dia juga yang menggerakkan hedge fund paling besar didunia dengan aset $150 milyar tidak sendirian dalam kritiknya, dimana analis perbankan Vertical Group, Dick Bove juga menyebutkan kalau pemulihan ekonomi AS yang masih terancam pernyataan Mnuchin itu.
Tetapi demikian sebaliknya Moody’s Investors Service menyebutkan kalau trek dolar AS masih tetap menghadap ke penguatannya yang semakin lama juga akan semakin jadi membesar.






