Beranda Analisa Forex Perkembangan Ekonomi Jerman Terpangkas, Euro Turun

Perkembangan Ekonomi Jerman Terpangkas, Euro Turun

825
0
Euro Money. euro cash background. Euro Money Banknotes

Hasil survey Reuters tunjukkan perkembangan ekonomi Jerman di kuartal III-2019 diperkirakan berkontraksi 0,1%.

Sama juga dengan kontraksi yang dirasakan kuartal awalnya. Ini bermakna Negeri Panser akan alami krisis untuk kali pertamanya semenjak tahun 2013.

Jerman adalah negara dengan nilai ekonomi paling besar di Eropa. Saat raksasa ekonomi Benua Biru sedang lesu, tentu saja akan berefek jelek buat beberapa negara yang lain.

Perkembangan ekonomi Eropa juga diramal akan alami penurunan mencolok. Dana Moneter International IMF meramalkan perekonomian Eropa cuma tumbuh 1,4%.

Dalam tahun ini turun jauh dibanding dengan tahun kemarin yang sampai 2,3%. Selain itu, Komisi Eropa pada minggu lalu kembali turunkan prediksi perkembangan ekonomi zone euro.

Terbagi Dalam 19 negara, jadi 1,1%, dibanding perkiraan yang diberi pada bulan Mei sebesar 1,2%.

Karena melambatnya perkembangan ekonomi, European Central Bank ECB sampai harus memotong suku bunga serta aktifkan kembali program pembelian asset obligasi serta surat bernilai alias quantitative easing QE.

Pada 12 September lalu, ECB memotong suku bunga deposito sebesar 10 basis point bps jadi -0,5%, sesaat main refinancing facility masih sebesar 0% serta suku bunga utang lending facility masih sebesar 0,25%.

Program pembelian asset sejumlah 20 miliar euro per bulan telah diawali 1 November kemarin.

Berdasar launching ECB bulan September lalu, QE kesempatan ini tanpa ada batasan waktu, berarti selalu dikerjakan sepanjang diperlukan untuk memberi stimulus buat perekonomian zone euro. Hal ini jadi salah satunya pemicu euro memgalami desakan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses