Berikut kunci dari trading yang sangat memastikan apa seseorang trader akan sukses atau tidak berhasil. Sebaik-baiknya taktik trading yang dipakai, tiada pengelolaan money management yang baik cuma akan mengakibatkan trader tidak untung meskipun sistemnya tepat.
Kekeliruan umum yang berlangsung dalam soal money management ialah:
Trading tiada stop loss. Trader disiplin dalam lakukan tempat masuk, namun saat tempat tidak untung karena itu dilewatkan floating dengan keinginan tempat itu akan berbalik jadi untung. Yang berlangsung ialah tempat makin rugi serta modal makin habis lalu terjadi Margin Call.
Bertrading tiada gagasan trading. Trading ialah usaha, serta usaha yang baik tentu mempunyai jalur kerja dan peraturan-peraturan yang perlu dibarengi. Perusahaan besar yang terdaftar di bursa saham tentu mempunyai gagasan apa yang akan dikerjakan saat setahun kedepan.
Saat yang direncanakan tidak searah, karena itu pemimpin perusahaan akan mencari beberapa cara lainnya membuat perlindungan perusahaan dari kerugian.
Menjadi menjadi trader harus untuk mempunyai gagasan trading serta pencatatan yang baik hingga bisa dievaluasi bagaimana beberapa cara hindari kerugian serta memperoleh keuntungan semakin besar.
Saat untung cuma dikit, tetapi saat rugi besar sekali. Misalnya dari 10 transaksi ada 8 transaksi untung. Setiap saat keuntungan karena itu besar keuntungan ialah 2%, sedang saat loss kerugiannya sampai 10%.
Bila dihitung, selanjutnya trader ini alami kerugian sebesar 4%. Angka ini belumlah ditambahkan lagi dengan cost spread, komisi serta swap.
Kombinasi pada analisis teknikal serta analisis fundamental
Taktik trading periode panjang tidak jauh dari kata analisis mendasar. Analisis mendasar memerhatikan indikator-indikator ekonomi makro serta mikro.
Contoh suku bunga, angka pengangguran, inflasi, penjualan retail, serta neraca perdagangan antar negara. Dari angka-angka tanda ekonomi ini lalu analisis akan berkembang pada kebijakan yang ditempuh oleh bank sentra.
Bank sentra yang sangat dibarengi ialah The Fed (Amerika) , ECB (Eropa), Jepang (BOJ), Inggris (BOE). Saat bank sentra ini melaunching kebijakan ekonomi yang akan diaplikasikan serta memberi deskripsi perkembangan ekonomi ke depan. Maka berlangsung reaksi di pasar yang menggerakkan mata uang.
Menjadi analis mendasar, trader akan memprediksi perubahan ekonomi berdasar pada banyak kebijakan yang diambil bank sentra. Misalnya data ekonomi Amerika sekarang ini disamping inflasi tengah naik, penjualan retail bertambah, lapangan pekerjaan juga mencatat angka pengangguran paling rendah.
Dari semua data tanda ekonomi yang baik ini karena itu The Fed tunjukkan optimisme yang tinggi sekali hingga tingkatkan peluang untuk meningkatkan suku bunga.
Harapan yang tinggi untuk kenaikan suku bunga automatis menggerakkan dollar U.S naik dengan berarti. (Harapan ini makin tinggi saat Jerome Powell jadi kepala The Fed pada bulan Februari 2018)
Karena analisis mendasar begitu mensupport kenaikan nilai dollar U.S, karena itu trader lalu memakai analisis teknikal untuk memastikan titik masuk.
Taktik Trading Forex Periode Panjang
Misalnya dengan chart diatas ini, analis teknikal temukan titik terunggul untuk mulai beli dollar U.S saat index tengah koreksi turun sesudah kenaikan yang diawali dari bulan Maret. Koreksi ini menyentuh daerah kotak kuning yang disebut level Fibonacci Retracement.
Bisa kita lihat index lalu berjalan naik serta masih tetap selalu berjalan makin tinggi di bulan Juli 2018. Ini ialah salah satunya langkah dalam menggabungkan analisis teknikal serta mendasar untuk lakukan trading.






