Beranda Analisa Forex Penurunan Ekonomi, Industri Otomotif Di China Tergelincir

Penurunan Ekonomi, Industri Otomotif Di China Tergelincir

546
0

Pertanda pelemahan ekonomi China semakin jelas. Satu diantara pertanda dari penjualan mobil di China yang turun sepanjang 17 bulan beruntun di bulan November 2019.

Penjualan kendaraan yang menggunakan daya baru atau new energy vehicles NEV turun juga sepanjang lima bulan beruntun.

Demikian data dari asosiasi industri mobil paling besar China yang dipublikasikan Selasa 10/12, seperti diambil Reuters.

Data The China Association of Automobile Manufacturers tunjukkan, keseluruhan penjualan mobil di pasar mobil paling besar di dunia itu pada bulan November 2019 turun 3,6% dari bulan yang sama di tahun kemarin.

Turun penjualan di bulan November 2019 tersebut ikuti penurunan sebesar 4% memasuki bulan Oktober 2019 serta turun 5,2% pada bulan September 2019.

Penjualan mobil di negara itu alami kontraksi tahun kemarin untuk kali pertamanya semenjak 1990-an karena perlambatan perkembangan ekonomi serta perang perdagangan China dengan Amerika Serikat.

Pada bulan November 2019, penjualan NEV atau mobil yang menggunakan bahan bakar terbarukan turun 43,7%, mengejar penurunan sebesar 45,6% pada bulan Oktober 2019.

Penjualan NEV sudah melompat hampir 62% tahun kemarin serta saat pasar mobil alami kontraksi.

Mobil NEV terhitung mobil hibrida plug-in, kendaraan listrik yang cuma memakai baterei serta yang di dukung oleh sel bahan bakar hidrogen.

China sudah jadi simpatisan tajam NEV serta sudah mengaplikasikan kriteria paket penjualan untuk beberapa produsen mobil.

Tetapi China selanjutnya memangkas bantuan di tahun ini serta merencanakan meniadakan bantuan sesudah tahun 2020 akan datang.

Ini sesudah ada kritik tajam jika beberapa perusahaan jadi begitu tergantung pada dana bantuan, membuat harga kendaraan NEV tambah mahal serta kurangi keinginan.

Kritis penjualan mobil yang berkelanjutan sudah membuat beberapa prodsuen mobil global seperti Ford memangkas gagasan produksi di China.

Geely, pembuat mobil terpopuler di Tiongkok dengan global, mencatatkan perkembangan penjualan 1% yoy di bulan November 2019.

Sesaat produsen mobil paling besar di dunia SAIC Motor alami penurunan penjualan 9,6% sebab kapasitas yang jelek dari usaha patungan dengan General Motors.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses