Pasangan EUR/USD melompat sampai seputar 0.5 % sampai posisi 1.1069 mendekati akhir session Eropa 12/9, sesudah Eropa European Central Bank/ECB menginformasikan pemotongan suku bunga serta mengeluarkan program Quantitative Easing QE.
Pengumuman ECB sesuai dengan harapan sebagian besar aktor pasar, tapi dipandang kurang dovish oleh beberapa salah satunya, hingga Euro alami kejadian sell the isu, buy the news.
Tetapi, tempat EUR/USD telah mulai melemah kembali waktu berita dicatat.
Dalam rapat kebijaksanaan ini hari, ECB putuskan untuk memotong suku bunga deposit penting sebesar 10 basis point dari -0.4 % jadi -0.5 %.
Walau sebenarnya, beberapa aktor pasar menginginkan ECB memotong suku bunga sebesar 20 basis point untuk mengatasi perlambatan ekonomi yang menempa Zone Euro.
Ketetapan ECB untuk mengeluarkan program Quantitative Easing QE sesuai dengan harapan pasar.
Presiden ECB Mario Draghi bahkan juga membatasinya memasuki posisi 20 Miliar Euro USD22 Miliar dalam per bulan, atau seputar setengah dari harapan sebagian besar aktor pasar.
Bertepatan dengan ke-2 ketetapan itu, Draghi memotong ongkos bunga untuk TLTRO targeted long-term refinancing operations sampai menyamakan suku bunga deposit penting.
Satu skema bunga deposit bertingkat akan dikeluarkan, dengan arah membuat perlindungan perbankan dari trend suku bunga negatif global.
Draghi mengatakan jika ketetapannya sesuai dengan data-data ekonomi terbaru.
Tuturnya, Informasi yang masuk semenjak rapat Dewan Gubernur paling akhir mengisyaratkan kekurangan yang lebih berkelanjutan dalam perekonomian lokasi Euro, bertahannya efek pelemahan penting, serta lemahnya desakan inflasi.
Aktor pasar merasakan sedih pada stimulus ECB yang dipandang kurang masif, hingga Euro melompat saat itu juga.
Namun, analis memandang Euro masih condong bearish, sebab ECB akan terus melapangkan kebijaksanaan moneter mereka.
Pasar awalannya bereaksi dengan sedih pada berita jika ECB hanya memotong suku bunga sebesar 10 basis point.
Tetapi, sesaat kami sedang menulis, yield periode pendek serta Euro jatuh. Ini peluang arah yang pas.
Perincian kebijaksanaan ini hari menyaratkan jika bank sentra akan melakukan tindakan tegas, papar Claus Vistesen, pimpinan ekonom Zone Euro dari Pantheon Macroeconomics.






